Cristian Chivu meluapkan kekesalannya terhadap derasnya kritik yang mengarah ke Inter Milan setelah kemenangan kontroversial 3-2 atas Juventus di Derby d’Italia akhir pekan lalu.
Perhatian publik tertuju pada kartu merah Pierre Kalulu usai insiden dengan Alessandro Bastoni. Banyak pihak menilai Bastoni melakukan diving, sementara selebrasinya atas kartu merah tersebut juga memicu perdebatan.
Situasi makin panas ketika Chivu sempat mengomentari kurang cerdiknya Kalulu dalam duel tersebut, yang kemudian dibalas oleh pelatih Juventus, Luciano Spalletti.
Menurut Chivu, Inter seolah menjadi sasaran empuk kritik. Ia merasa perlakuan terhadap timnya tidak adil, bahkan menyiratkan ada pihak yang terganggu melihat Nerazzurri nyaman di puncak klasemen Serie A.
“Melawan Napoli, kami diperlakukan tidak adil dan tidak ada yang membahasnya,” ujar Chivu.
Ia menegaskan musim masih panjang dan timnya harus tetap fokus tanpa terpengaruh opini luar.
“Mungkin ada yang tidak senang karena kami memimpin klasemen,” tegasnya.
Di tengah polemik tersebut, Inter kini harus mengalihkan fokus ke Liga Champions. Mereka akan bertandang ke markas Bodo/Glimt pada leg pertama playoff dengan misi mengamankan hasil positif sebelum laga penentuan.