Statistik menunjukkan 45% laga Liverpool musim 2025/2026 ditentukan di masa injury time. Simak rincian poin yang didapat dan hilang akibat drama menit akhir.
Liverpool dan Drama “Injury Time” yang Tak Berujung
Musim 2025/2026 menjadi periode yang penuh ketegangan bagi para pendukung Liverpool. Statistik mencatat bahwa pertandingan The Reds seolah baru dimulai saat memasuki masa tambahan waktu. Dari 29 laga yang telah dijalani, 13 pertandingan (sekitar 45%) melibatkan gol krusial setelah menit ke-90.
Momen Emas: Meraih Kemenangan Dramatis
Liverpool tercatat mengemas tujuh gol di masa injury time. Gol-gol ini bukan sekadar penghias skor, melainkan penentu poin penting:
Rio Ngumoha: Gol menit 90+10 yang memastikan kemenangan 3-2 atas Newcastle.
Mohamed Salah: Penalti menit 90+5 saat menaklukkan Burnley 1-0.
Alexis Mac Allister: Gol dramatis menit 90+7 untuk membungkam Nottingham Forest.
Total poin yang berhasil diselamatkan dari gol telat ini mencapai +7 poin.
Sisi Kelam: Blunder dan Kehilangan Poin
Bak pisau bermata dua, lini pertahanan Liverpool juga kerap rapuh di detik-detik akhir. Mereka telah kebobolan tujuh kali di masa tambahan waktu, yang seringkali berujung pada hilangnya poin yang sudah di depan mata.
Kejadian terbaru adalah saat bertandang ke markas Wolves (4/3/2026), di mana gol André pada menit 90+4 memaksa tim asuhan Arne Slot pulang tanpa poin. Kekalahan serupa juga terjadi saat melawan Chelsea dan Bournemouth.
Total poin yang melayang akibat kebobolan di menit akhir juga mencapai -7 poin.
Ringkasan Dampak Poin Injury Time
| Kategori | Dampak Pertandingan | Total Poin |
| Poin Didapat | Menang atas Newcastle, Burnley, Forest & Seri vs Fulham | +7 |
| Poin Hilang | Kalah dari Chelsea, Bournemouth, Wolves & Seri vs Leeds, Fulham | -7 |
Kesimpulan:
Dampak drama menit akhir bagi Liverpool musim ini terasa sangat seimbang secara matematis. Namun, fenomena ini menegaskan satu hal: pertandingan Liverpool musim ini tidak pernah benar-benar selesai sebelum peluit panjang berbunyi
.
Disclaimer: