Mauricio Pochettino mengungkapkan kerinduannya terhadap atmosfer sepakbola Inggris. Pernyataan ini memicu spekulasi bahwa ia berpotensi kembali melatih Tottenham Hotspur.
Tottenham saat ini tengah mengalami masa sulit di bawah asuhan Igor Tudor. The Lilywhites belum meraih kemenangan di Liga Inggris sepanjang tahun 2026.
Posisi mereka pun terpuruk di peringkat ke-17 klasemen dengan 30 poin, hanya terpaut satu angka dari zona degradasi.
Selain itu, Tottenham juga sudah tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat dari Atletico Madrid di babak 16 besar.
Situasi ini membuat posisi Tudor semakin terancam. Nama Pochettino pun kembali mencuat sebagai kandidat kuat pengganti.
Pochettino sendiri bukan sosok asing bagi Spurs. Ia pernah menangani klub tersebut selama lima tahun dan membawa Tottenham mencapai final Liga Champions 2019.
Namun, peluang reuni dalam waktu dekat tampaknya belum memungkinkan. Saat ini, Pochettino masih fokus melatih Timnas Amerika Serikat hingga Piala Dunia 2026.
Kondisi tersebut membuat Tottenham kemungkinan harus menunggu hingga akhir musim jika ingin menunjuknya sebagai pelatih baru.
Meski demikian, pernyataan Pochettino tentang kecintaannya terhadap sepakbola Inggris semakin memperkuat spekulasi masa depannya.
“Saya merindukan sepakbola Inggris, budayanya, dan atmosfer kompetitifnya,” ujar Pochettino.
Ia menilai Inggris sebagai tempat terbaik bagi pelatih yang ingin menguji kemampuan dan bersaing di level tertinggi.
Dengan kondisi Tottenham yang tengah terpuruk, peluang kembalinya Pochettino tetap terbuka, meski belum dalam waktu dekat.
Disclaimer: