Kylian Mbappe terancam absen dalam laga panas El Clasico setelah mengalami cedera hamstring.
Penyerang Real Madrid itu mengalami cedera saat menghadapi Real Betis dalam pertandingan yang berakhir imbang 1-1.
Mbappe ditarik keluar pada menit ke-81 dan hasil pemeriksaan menunjukkan adanya masalah pada otot semitendinosus di kaki kirinya.
Pihak Madrid belum memberikan estimasi pasti terkait masa pemulihan.
Namun, dengan El Clasico yang dijadwalkan melawan FC Barcelona dalam waktu sekitar dua pekan, peluang tampilnya Mbappe masih diragukan.
Di sinilah asumsi menarik muncul.
Apakah realistis memaksakan Mbappe tampil di laga besar tersebut?
Seorang analis skeptis akan melihat konteks yang lebih luas: kondisi fisik pemain, risiko cedera kambuhan, dan agenda jangka panjang seperti Piala Dunia 2026.
Dengan riwayat cedera musim ini, keputusan untuk tidak memaksakan diri bisa jadi lebih rasional.
Terlebih, situasi kompetisi juga memengaruhi.
Madrid saat ini tertinggal cukup jauh dari Barcelona di klasemen dan berpeluang menutup musim tanpa trofi.
Jika Barcelona mampu mengunci gelar lebih awal, maka El Clasico berpotensi kehilangan nilai krusialnya.
Namun, dari perspektif lain, absennya Mbappe jelas akan menjadi kerugian besar.
Ia merupakan mesin gol utama Madrid musim ini dengan kontribusi luar biasa.
Kesimpulannya, keputusan soal Mbappe bukan hanya soal “bisa atau tidak bermain”, tapi juga soal manajemen risiko dan prioritas jangka panjang.
Disclaimer: