Real Madrid menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Bayern Munich dalam leg kedua perempatfinal Liga Champions.
Laga yang akan digelar di Allianz Arena ini menjadi penentu langkah ke semifinal. Madrid datang dalam posisi tertinggal agregat 1-2 setelah kalah di leg pertama.
Untuk bisa lolos langsung, Los Blancos wajib meraih kemenangan dengan selisih minimal dua gol. Sebuah tantangan besar, apalagi Bayern tampil konsisten sepanjang musim.
Meski begitu, pelatih Alvaro Arbeloa tetap percaya dengan mentalitas timnya. Ia menegaskan bahwa Real Madrid memiliki sejarah dan karakter kuat di Liga Champions.
Menurut Arbeloa, DNA juara yang dimiliki Madrid menjadi pembeda utama. Klub ibu kota Spanyol itu telah mengoleksi 15 gelar Liga Champions, terbanyak dalam sejarah kompetisi.
Pada leg pertama, Bayern mencetak gol lewat Luis Diaz dan Harry Kane. Sementara Madrid hanya mampu membalas melalui Kylian Mbappe.
Menjelang laga penentuan ini, performa Madrid juga belum sepenuhnya stabil. Mereka tercatat belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir.
Meski demikian, pengalaman dan mental juara tetap menjadi modal utama bagi Madrid untuk mencoba membalikkan keadaan di kandang Bayern.
Disclaimer: