Mohamed Salah mendapat kabar baik terkait kondisinya usai mengalami cedera.
Penyerang Liverpool itu sebelumnya mengalami masalah hamstring saat menghadapi Crystal Palace.
Cedera tersebut sempat memunculkan kekhawatiran bahwa musim Salah akan berakhir lebih cepat.
Apalagi, pernyataan dari pihak Timnas Mesir sempat menyebut ia butuh waktu pemulihan hingga empat pekan.
Namun, Liverpool memberikan klarifikasi berbeda.
Klub memastikan bahwa cedera yang dialami Salah hanya bersifat ringan dan ia diperkirakan bisa kembali bermain sebelum musim berakhir.
Jika proses pemulihan berjalan sesuai rencana, Salah berpeluang tampil pada laga penutup musim melawan Brentford di Anfield.
Di sini muncul asumsi yang patut diuji.
Apakah “cedera ringan” benar-benar berarti aman untuk langsung kembali bermain?
Dalam banyak kasus, cedera hamstring dikenal rawan kambuh jika dipaksakan terlalu cepat.
Seorang analis medis olahraga mungkin akan mempertanyakan keputusan memainkan pemain di fase akhir musim, apalagi jika ia akan segera meninggalkan klub.
Di sisi lain, ada faktor emosional yang kuat.
Laga terakhir di Anfield bisa menjadi momen perpisahan penting bagi Salah.
Hal ini bisa menjadi alasan tambahan bagi klub untuk mempersiapkannya tampil kembali.
Kesimpulannya, meski peluang bermain terbuka, keputusan akhir tetap bergantung pada keseimbangan antara kondisi fisik dan nilai simbolis dari penampilan tersebut.
Disclaimer: