
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 12 Desember 2025
Drama antara Mohamed Salah dan Liverpool masih terus berlanjut. Setelah tiga laga beruntun tak dimainkan di Premier League dan kemudian tidak dibawa ke Italia untuk duel Liga Champions kontra Inter Milan, hubungan Salah dan manajer Arne Slot tampak semakin tegang.
Salah sebelumnya menyampaikan kekecewaannya secara terbuka kepada media. Ia mengaku tidak mengerti alasan dirinya dipinggirkan dan menyiratkan merasa “dikorbankan” atas performa buruk tim. Slot sendiri tetap pada keputusannya dan tampak belum membuka pintu rekonsiliasi, sehingga rumor bursa transfer mulai menggema—termasuk kemungkinan Liverpool melepas Salah pada Januari.
Di tengah situasi panas tersebut, suara pembela datang dari kampung halaman Salah di Mesir. Kepala Desa Nagrig, Maher Anwar Shteiyeh, memilih tidak ikut mengomentari konfliknya dengan Liverpool, tetapi menegaskan kualitas moral dan karakter salah satu putra desa itu.
Maher menyebut Salah sejak kecil dikenal disiplin, rendah hati, dan menjadi panutan bagi anak muda Mesir, dunia Arab, hingga komunitas Muslim global. Ia juga menegaskan bahwa setiap kali libur, Salah selalu pulang ke kampung halamannya, menikmati waktu bersama keluarga dan sahabat-sahabat lamanya.
Menurut Maher, “Di sinilah kebahagiaan sejati Salah—bersama akar budaya dan keluarganya.” Pernyataan itu menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat Nagrig berdiri di belakang Salah, terlepas dari ketegangan yang tengah ia hadapi di Liverpool.
Disclaimer:
👉 Lihat juga prediksi parlay terbaru lainnya di GOALParlay.





