Inter Miami membuat keputusan mengejutkan dengan memecat pelatihnya, Javier Mascherano, di tengah musim 2026.
Pengumuman resmi disampaikan klub pada pertengahan April. Untuk sementara, posisi pelatih diisi oleh Guillermo Hoyos hingga manajemen menunjuk pengganti permanen.
Keputusan ini tak lepas dari performa kurang memuaskan Inter Miami di awal musim. Dari tujuh pertandingan awal MLS 2026, tim hanya meraih tiga kemenangan dan menelan tiga kekalahan.
Sebagai juara bertahan MLS, hasil tersebut dianggap jauh dari ekspektasi. Apalagi mereka juga tersingkir di babak 16 besar Concacaf Champions Cup usai kalah dari Nashville SC.
Situasi semakin diperparah dengan belum adanya kemenangan di stadion baru mereka, Nu Stadium. Hal ini menambah tekanan terhadap Mascherano sejak awal musim.
Performa tim juga dinilai menurun setelah kepergian pemain kunci seperti Sergio Busquets dan Jordi Alba yang pensiun di akhir musim lalu.
Meski Inter Miami sudah mendatangkan beberapa pemain baru, seperti German Berterame dan Dayne St. Clair, performa tim belum kembali stabil.
Mascherano sendiri mencatatkan 37 kemenangan dari 67 pertandingan selama menangani Inter Miami, dengan rasio kemenangan sekitar 55 persen.
Kini, Inter Miami harus segera menemukan pelatih baru yang mampu mengembalikan performa tim agar tetap kompetitif di sisa musim.
Disclaimer: