Chelsea kembali gagal mempertahankan keunggulan saat menjamu Burnley di Stamford Bridge, Sabtu (22/2/2026) malam WIB. The Blues harus puas bermain imbang 1-1 setelah kebobolan di masa injury time.
Joao Pedro membawa Chelsea unggul cepat pada menit keempat lewat gol kilat yang sempat memberi harapan tiga poin penuh. Namun situasi berubah setelah Wesley Fofana menerima kartu merah pada menit ke-72.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Burnley. Zion Flemming mencetak gol penyama lewat sundulan di masa tambahan waktu dan memaksa laga berakhir imbang.
Hasil ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Chelsea setelah sebelumnya mereka juga membuang keunggulan dua gol saat ditahan Leeds United 2-2.
Manajer Chelsea, Liam Rosenior, tak menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai timnya kehilangan fokus dan terlalu nyaman setelah unggul.
“Kami membuang empat poin dari dua laga kandang. Setelah gol pertama, kami kurang tajam. Kami terlalu aman saat menguasai bola,” ujar Rosenior kepada Standard.
Ia juga menyoroti masalah konsentrasi yang berulang.
“Ada terlalu banyak kejadian di mana kami kebobolan karena kurang konsentrasi dan tanggung jawab. Wolves, Crystal Palace, Leeds, dan hari ini lagi,” tegasnya.
Rosenior menekankan bahwa tim yang ingin bersaing di papan atas harus mampu mengamankan kemenangan tipis sekalipun sedang tidak tampil maksimal.
“Tim juara menang 1-0 meski tidak dalam performa terbaik. Setidaknya hari ini seharusnya 1-0,” tutupnya.
Chelsea kini harus segera berbenah jika tak ingin kembali kehilangan poin krusial dalam perebutan posisi empat besar.
Disclaimer: