AC Milan resmi memulai era baru dengan menunjuk Ruben Amorim sebagai pelatih kepala untuk musim 2026/2027. Pelatih asal Portugal itu menggantikan Massimiliano Allegri yang sebelumnya dipecat setelah gagal membawa Rossoneri lolos ke Liga Champions.
Keputusan Milan berpisah dengan Allegri diambil setelah klub hanya mampu finis di peringkat kelima Serie A musim 2025/2026. Hasil tersebut membuat Milan gagal mengamankan tiket ke kompetisi elite Eropa dan memaksa manajemen melakukan perubahan besar di kursi kepelatihan.
Pada Selasa (16/6/2026), AC Milan secara resmi mengumumkan kedatangan Ruben Amorim melalui situs dan media sosial klub. Meski demikian, Rossoneri tidak mengungkapkan secara rinci durasi kontrak yang diberikan kepada mantan pelatih Manchester United tersebut.
Sejumlah laporan media Italia menyebut Amorim telah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun hingga Juni 2028. Dalam kesepakatan tersebut, ia disebut akan menerima gaji sekitar 3,5 juta euro per musim, ditambah bonus sebesar 500 ribu euro apabila berhasil membawa Milan kembali ke Liga Champions.
Bagi Amorim, kesempatan menangani AC Milan merupakan salah satu target terbesar dalam karier kepelatihannya. Pria berusia 41 tahun itu mengaku sangat bangga bisa mendapatkan kesempatan memimpin salah satu klub paling bersejarah di dunia sepak bola.
Dalam pernyataan pertamanya sebagai pelatih Milan, Amorim menegaskan bahwa dirinya memahami betul besarnya tanggung jawab yang kini berada di pundaknya. Ia juga menyebut AC Milan sebagai klub dengan sejarah, prestise, dan basis suporter yang luar biasa.
Amorim datang ke San Siro dengan reputasi sebagai salah satu pelatih muda terbaik Eropa. Ia dikenal memiliki filosofi permainan menyerang, organisasi tim yang solid, serta kemampuan mengembangkan pemain muda. Karakter tersebut menjadi salah satu alasan utama Milan memilihnya sebagai sosok yang dipercaya memimpin proyek baru klub.
Manajemen Rossoneri berharap kehadiran Amorim mampu mengembalikan Milan ke jalur persaingan gelar Serie A sekaligus membawa klub kembali menjadi kekuatan utama di Liga Champions. Tugas tersebut tentu tidak mudah mengingat persaingan di Italia dan Eropa semakin ketat dalam beberapa musim terakhir.
Dengan penunjukan ini, para pendukung Milan kini menantikan bagaimana Ruben Amorim membangun skuadnya dan membawa perubahan positif di San Siro. Era baru Rossoneri resmi dimulai, dengan harapan besar untuk kembali meraih kesuksesan di level domestik maupun Eropa.
Disclaimer: