
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 13 Desember 2025
Napoli kembali tersandung di kompetisi Eropa. Setelah kalah 0-2 dari Benfica di Liga Champions, tim asuhan Antonio Conte kini sudah menelan tiga kekalahan dari enam pertandingan. Situasi ini menempatkan Partenopei di posisi ke-23 klasemen fase liga dengan tujuh poin, menyisakan dua laga penentu.
Ironisnya, performa Napoli di Serie A justru berkebalikan. Mereka berada di posisi kedua, sejajar poin dengan AC Milan sebagai pemuncak klasemen — hanya kalah selisih gol. Dominan di Italia, tersendat di Eropa. Pola ini ternyata bukan hal baru dalam karier Conte.
Sebelumnya, Conte juga gagal membangun jejak positif di Liga Champions bersama Juventus, Chelsea, maupun Inter Milan. Fabio Capello pun ikut menanggapi fenomena yang terus berulang tersebut.
Menurut Capello, masalah Conte di Eropa bukan soal taktik. Conte sudah membuktikan kualitas sistem permainannya di Italia dan Inggris, dua liga tempat ia pernah juara. Bagi Capello, persoalannya adalah aspek mental.
Ia menilai Liga Champions menuntut keyakinan penuh, ketenangan, dan keberanian mengambil risiko. Dalam pandangannya, Conte belum mampu menularkan mentalitas itu pada tim-tim yang ia latih di pentas Eropa.
“Masalahnya bukan pada sistem. Jika Anda bisa mendominasi Serie A atau Premier League, itu artinya permainan Anda bekerja,” ujar Capello.
“Menurut saya ini soal psikologi. Di Eropa Anda harus yakin akan kekuatan sendiri, berani mengambil risiko, dan tetap tenang.”
“Mungkin Conte, melihat hasil-hasilnya selama ini, belum bisa memberikan keberanian itu kepada timnya,” tutup Capello.
Disclaimer:
👉 Lihat juga prediksi parlay terbaru lainnya di GOALParlay.






