Situasi internal Chelsea dikabarkan memanas menyusul ketidakpuasan pemain terhadap gaya kepemimpinan Enzo Fernandez.
Gelandang yang menjabat sebagai wakil kapten itu disebut terlalu keras dalam bersikap, baik di lapangan maupun di ruang ganti.
Ketegangan ini muncul di tengah performa buruk tim yang menelan empat kekalahan beruntun di berbagai kompetisi.
Salah satu sorotan terjadi saat Chelsea menghadapi Paris Saint-Germain di Liga Champions.
Dalam laga tersebut, Fernandez terlihat meluapkan emosinya kepada rekan setimnya, termasuk kiper Filip Jorgensen yang melakukan kesalahan fatal.
Sikap tersebut dinilai sebagian pemain tidak membantu memperbaiki situasi tim yang sedang terpuruk.
Selain itu, Fernandez juga disebut vokal mengkritik rekan-rekannya di ruang ganti setelah kekalahan dari beberapa tim.
Alih-alih membangun kekompakan, pendekatan tersebut justru memicu ketidaknyamanan di dalam skuad.
Situasi ini menambah tekanan bagi Chelsea yang tengah berusaha bangkit dari periode negatif.
Di sisi lain, pernyataan Fernandez terkait masa depannya juga menimbulkan spekulasi, meski ia masih terikat kontrak jangka panjang di klub.
Disclaimer: