
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 27 Januari 2026
Arsenal kembali dinilai memiliki jalan keluar saat menemui kebuntuan lewat situasi bola mati. Namun di balik efektivitas set-piece tersebut, The Gunners justru dianggap mengabaikan masalah utama dalam permainan mereka.
Kekalahan 2-3 dari Manchester United di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026), menjadi contoh nyata. Arsenal sempat unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri Lisandro Martinez, tetapi performa tim tuan rumah kemudian menurun drastis.
Manchester United berbalik memimpin melalui gol Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu. Arsenal sempat menyamakan skor lewat sundulan Mikel Merino dari situasi sepak pojok, sebelum kembali tertinggal akibat gol Matheus Cunha tak lama berselang.
Salah satu sorotan utama dari laga tersebut adalah tumpulnya serangan Arsenal. Meski mendominasi penguasaan bola dan lebih sering menekan, pasukan Mikel Arteta hanya mampu mencatatkan empat tembakan tepat sasaran.
Ironisnya, dua gol Arsenal kembali lahir bukan dari alur permainan terbuka. Satu berasal dari kesalahan lawan, sementara satu lainnya dari skema bola mati. Gol Merino itu tercatat sebagai gol ke-13 Arsenal dari set-piece di Premier League musim ini, sebuah angka yang tampak impresif di atas kertas.
Namun, di sinilah letak persoalannya. Arsenal terlihat terlalu bergantung pada situasi bola mati, seolah menjadikannya senjata utama, bukan sekadar opsi tambahan. Ketajaman dari permainan terbuka justru belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Berdasarkan data Whoscored, Arsenal baru mencetak 22 gol dari open play dan hanya menempati peringkat kedelapan dalam kategori tersebut di Liga Inggris. Angka ini terbilang kurang ideal bagi tim yang sedang membidik gelar juara.
Ketergantungan berlebihan pada set-piece bisa menjadi alarm bahaya, terutama memasuki fase krusial musim. Saat tekanan meningkat di pekan-pekan akhir, Arsenal dituntut menemukan solusi nyata dari permainan terbuka jika ingin konsisten meraih kemenangan.
Disclaimer:
👉 Lihat juga prediksi parlay terbaru lainnya di GOALParlay.





