Mason Mount optimistis Manchester United mampu bersaing dalam perebutan gelar Premier League musim depan.
Keyakinan itu muncul setelah kebangkitan performa MU di paruh kedua musim ini.
Setan Merah sempat terpuruk di awal musim, namun mulai bangkit sejak pergantian manajer dari Ruben Amorim ke Michael Carrick.
Di bawah Carrick, MU kini berada di posisi ketiga klasemen dan semakin dekat mengamankan tiket Liga Champions.
Mount menilai timnya sudah menunjukkan kapasitas dengan mengalahkan sejumlah tim besar seperti Manchester City, Liverpool, Chelsea, dan Arsenal.
Namun, ada asumsi penting yang perlu diuji.
Apakah kemenangan atas tim besar otomatis berarti siap menjadi juara?
Seorang analis skeptis akan melihat bahwa konsistensi sepanjang musim jauh lebih menentukan dibanding hasil di laga-laga besar saja.
Faktanya, MU masih sempat kehilangan poin di pertandingan lain yang seharusnya bisa dimenangkan.
Mount sendiri mengakui hal tersebut.
Ia menekankan bahwa kunci utama untuk musim depan adalah menjaga konsistensi performa, bukan hanya tampil bagus di laga tertentu.
Selain itu, ambisi MU juga meluas ke level Eropa.
Mount berharap timnya bisa tampil kompetitif di Liga Champions jika berhasil lolos.
Kesimpulannya, optimisme Mount punya dasar, tetapi masih perlu dibuktikan dengan stabilitas performa dalam jangka panjang.
Tanpa itu, peluang bersaing di papan atas akan tetap sulit direalisasikan.
Disclaimer: