Kepergian Mohamed Salah dari Liverpool meninggalkan kesan mendalam bagi Juergen Klopp.
Salah dipastikan akan meninggalkan Anfield pada musim panas 2026, lebih cepat dari kontraknya yang semula berakhir pada 2027.
Sejak bergabung pada 2017, Salah langsung menjelma menjadi sosok kunci di lini serang Liverpool. Ia dikenal sebagai mesin gol sekaligus pembeda dalam laga-laga penting.
Klopp mengakui bahwa pemain dengan karakter seperti Salah sangat sulit untuk digantikan.
Menurutnya, meskipun klub bisa mencari pengganti, tidak akan ada sosok yang benar-benar memiliki kombinasi kualitas dan konsistensi seperti Salah.
Ia menyoroti kontribusi luar biasa Salah dalam hal statistik, yang dinilainya sulit ditandingi oleh pemain lain.
Klopp juga mengingatkan bahwa kepergian pemain besar bukan hal baru bagi Liverpool.
Ia mencontohkan kehilangan pemain seperti Sadio Mane dan Roberto Firmino, yang juga meninggalkan dampak besar bagi tim.
Selain itu, Klopp menyebut sosok Georginio Wijnaldum sebagai contoh pemain yang kontribusinya baru benar-benar terasa setelah pergi.
Meski demikian, Klopp menegaskan bahwa pemain baru tidak perlu mencoba meniru pendahulunya.
Ia menyarankan agar generasi berikutnya di Liverpool membangun identitas sendiri dan menghadirkan cara bermain yang baru.
Kepergian Salah menjadi akhir dari sebuah era penting di Liverpool, sekaligus awal dari babak baru bagi klub tersebut.
Disclaimer: