Rafael Leao menjadi sorotan setelah AC Milan menelan kekalahan 0-1 dari Lazio dalam lanjutan Liga Italia. Bukan hanya karena performanya di lapangan, tetapi juga karena reaksinya saat ditarik keluar oleh pelatih.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Olimpico pada Minggu (15/3) dini hari WIB dimenangkan Lazio berkat gol tunggal Gustav Isaksen di babak pertama. Gol pemain asal Denmark itu cukup untuk membawa tuan rumah meraih tiga poin penting.
Dalam laga tersebut, Leao hanya bermain selama 67 menit sebelum digantikan oleh Niclas Fullkrug. Selama berada di lapangan, winger asal Portugal itu tidak memberikan kontribusi besar dan hanya mampu mencatatkan satu tembakan ke arah gawang Lazio.
Namun momen yang paling menarik perhatian terjadi saat Leao ditarik keluar. Dalam tayangan ulang pertandingan terlihat ia berjalan sangat pelan menuju tepi lapangan. Kiper Milan, Mike Maignan, bahkan sempat mendorongnya agar segera keluar dari lapangan.
Situasi semakin memanas ketika Leao menolak pelukan dari pelatih Massimiliano Allegri saat berjalan menuju bangku cadangan. Ia juga terlihat mengomel sebelum akhirnya menendang botol minuman di dekat area teknis.
Usai pertandingan, Allegri mengakui bahwa Leao memang merasa kesal dengan keputusan pergantian tersebut.
“Leao sedikit kesal karena dia merasa seharusnya mendapatkan umpan yang lebih baik dalam beberapa situasi. Jadi dia sedikit marah, tetapi hal seperti ini bisa terjadi dalam pertandingan,” ujar Allegri kepada DAZN.
Menurut Allegri, emosi tersebut wajar karena para pemain memiliki keinginan kuat untuk memenangkan pertandingan, terutama di fase krusial musim ini.
“Kami ingin menjauh dari tim-tim yang mengejar kami, karena Juventus hanya berjarak tujuh poin sekarang. Musim masih panjang dan kami harus tetap fokus serta memperbaiki kesalahan yang terjadi di babak pertama,” tambahnya.
Kekalahan ini membuat posisi AC Milan semakin sulit dalam perburuan gelar Serie A. Rossoneri kini mengoleksi 60 poin dan tertinggal delapan angka dari Inter Milan yang memimpin klasemen.
Milan juga hanya unggul tipis atas para pesaing di bawahnya. Napoli berada satu poin di belakang, Como terpaut enam poin, dan Juventus berjarak tujuh poin dengan delapan pertandingan tersisa musim ini.
Disclaimer: