Legenda Liverpool, Steven Gerrard, mengkritik performa Virgil van Dijk dan Ibrahima Konate usai kekalahan 1-2 dari Wolves. Ia meminta lini belakang lebih berani beradu fisik.
Lini Pertahanan Liverpool Disorot Legenda Usai Takluk di Molineux
Kekalahan dramatis 1-2 Liverpool dari Wolverhampton Wanderers pada Rabu (4/3/2026) dini hari WIB memicu kritik pedas dari sang legenda, Steven Gerrard. Bertugas sebagai pundit TNT Sports, Gerrard menyoroti rapuhnya duet bek tengah Virgil van Dijk dan Ibrahima Konate, terutama pada proses terjadinya gol pertama tuan rumah.
Momen Gol Pembuka Wolves
Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, kebuntuan pecah lewat aksi Rodrigo Gomes. Namun, proses sebelum gol tersebutlah yang memancing amarah Gerrard:
Duel Udara: Arokodare berhasil memenangi duel fisik melawan Van Dijk. Meski kapten Liverpool itu sempat memprotes adanya dorongan, wasit tetap melanjutkan laga.
Kurang Sigap: Bola kemudian jatuh ke kaki Gomes. Ibrahima Konate yang membayangi gagal menutup ruang, sehingga Gomes dengan leluasa melepaskan tembakan cungkil yang melewati Alisson.
Pesan Tegas Steven Gerrard
Gerrard menilai bek-bek kelas dunia seperti Van Dijk tidak boleh terlalu berharap pada peluit wasit dalam situasi duel satu lawan satu.
“Saya rasa Van Dijk seharusnya bisa tampil lebih kuat dalam duel tersebut. Anda tidak bisa terus-menerus mengharapkan pelanggaran di setiap pertandingan,” cetus Gerrard.
Eks kapten The Reds itu juga menyayangkan kegagalan Konate dalam mengantisipasi pergerakan Gomes. Ia mengingatkan bahwa Premier League adalah liga yang sangat mengandalkan fisik.
“Anda harus berdiri tegak dan lebih kokoh. Lawan akan bermain fisik dan mencoba mendominasi, jadi Anda wajib siap menghadapi tekanan itu, terutama melawan pemain pengganti yang masih segar,” pungkasnya.
Hasil Akhir Laga
Meski Mohamed Salah sempat menyamakan kedudukan, gol Andre di masa injury time (menit 90+4) memastikan Liverpool pulang tanpa poin dan gagal memperpendek jarak dengan empat besar klasemen
Disclaimer: