
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 9 Agustus 2026
John Herdman langsung gagal membawa Timnas Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Kegagalan tersebut membuat suporter Garuda kecewa, sementara sejumlah netizen Kanada justru meminta publik Indonesia untuk bersabar dengan pelatih berusia 51 tahun itu.
Indonesia dipastikan tersingkir setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A di Jalan Besar Stadium, Jumat (7/8/2026) malam WIB. Hasil tersebut membuat Garuda finis di posisi ketiga dengan tujuh poin.
Vietnam keluar sebagai juara Grup A dengan koleksi 10 poin, sedangkan Singapura menjadi runner-up dengan delapan poin. Kedua tim tersebut berhak melanjutkan perjalanan ke semifinal Piala AFF 2026.
Bagi Herdman, kegagalan ini menjadi hasil mengecewakan dalam turnamen besar pertamanya bersama Timnas Indonesia. Ia baru ditunjuk sebagai pelatih Garuda pada awal tahun ini setelah sebelumnya dikenal sebagai pelatih Timnas Kanada.
Performa Indonesia di fase grup memang tidak terlalu buruk secara keseluruhan. Garuda mampu meraih kemenangan besar 5-1 atas Kamboja dan menghajar Timor Leste dengan skor 3-0.
Namun, Indonesia kemudian mendapat hasil buruk ketika menghadapi Vietnam. Rizky Ridho dan kawan-kawan tak mampu berbuat banyak dan harus menerima kekalahan telak 0-3.
Peluang lolos ke semifinal sebenarnya masih terbuka hingga pertandingan terakhir. Indonesia hanya perlu mengalahkan Singapura, tetapi laga tersebut berakhir imbang 1-1.
Ragnar Oratmangoen sempat membawa Indonesia unggul pada awal babak kedua. Namun, Singapura mampu menyamakan kedudukan melalui Ilhan Fandi pada menit ke-66. Skor tersebut bertahan hingga pertandingan selesai dan membuat Indonesia harus angkat koper lebih cepat.
Kegagalan tersebut kemudian menjadi bahan pembicaraan di media sosial. Sejumlah netizen Kanada ikut memberikan komentar terkait performa Herdman bersama Indonesia.
Menariknya, tidak semuanya memberikan kritik. Beberapa netizen justru meminta suporter Indonesia memberikan waktu kepada Herdman karena skuad yang dibawanya di Piala AFF dianggap belum mencerminkan kekuatan terbaik Timnas Indonesia.
“Itu benar-benar tim cadangan mereka. Bagaimana kalau kita semua santai dulu,” tulis salah satu netizen.
“Ini turnamen kasta kedua, jadi kemungkinan besar dia hanya boleh memanggil pemain-pemain dalam negeri, yang pasti dia hampir tidak tahu apa-apa tentang mereka. Nilai saja kinerjanya di turnamen atau kualifikasi yang disahkan FIFA; saya yakin dia akan tampil lebih baik,” tulis netizen lainnya.
Ada pula yang menilai Herdman akan menunjukkan kemampuan sebenarnya ketika sudah mendapatkan skuad terbaik.
“Saya yakin semuanya akan baik-baik saja begitu dia sudah memiliki skuad lengkapnya,” timpal netizen lain.
Sejauh ini, Herdman sudah memimpin Timnas Indonesia dalam delapan pertandingan. Hasilnya, Indonesia meraih lima kemenangan, satu kali imbang, dan dua kekalahan.
Artinya, kegagalan di Piala AFF 2026 belum sepenuhnya menggambarkan perjalanan Herdman bersama Timnas Indonesia. Ia masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki performa dan membuktikan kualitasnya dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.
Tantangan Herdman berikutnya juga tidak akan jauh dari persaingan Asia Tenggara. Timnas Indonesia dijadwalkan kembali tampil di FIFA ASEAN Cup yang akan berlangsung pada September mendatang.
Ajang tersebut bisa menjadi kesempatan bagi Herdman untuk menjawab kritik sekaligus membuktikan bahwa dirinya memang layak dipercaya menangani Timnas Indonesia dalam jangka panjang.
Disclaimer:
Artikel ini ditulis oleh Tim Redaksi GoalParlay sebagai bagian dari liputan eksklusif seputar sepak bola internasional. Informasi bersumber dari media terpercaya dan disajikan dalam gaya khas GoalParlay. Gambar yang digunakan bersumber dari situs publik dan hak cipta tetap milik pemilik aslinya. Jika Anda keberatan atas penayangan konten, silakan hubungi kami melalui kontak redaksi.




