Kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026 kembali membuka luka lama sepakbola Negeri Menara Pisa.
Gli Azzurri tersingkir setelah kalah dari Timnas Bosnia & Herzegovina di babak play-off.
Dalam laga di Bilino Polje, Italia hanya mampu bermain imbang sebelum akhirnya kalah dalam adu penalti.
Hasil ini membuat Italia absen di tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.
Pelatih Michele Santoni menilai kegagalan ini bukan kebetulan.
Ia menyoroti masalah mendasar dalam sistem sepakbola Italia, khususnya pada pembinaan pemain muda.
Menurutnya, infrastruktur yang kurang memadai menjadi penghambat utama perkembangan talenta lokal.
Selain itu, dominasi pemain asing di kompetisi domestik juga mempersempit peluang pemain muda Italia untuk berkembang.
Santoni membandingkan situasi ini dengan negara lain seperti Inggris dan Jerman yang lebih berani memberi kepercayaan kepada pemain muda.
Akibatnya, banyak talenta Italia justru tertinggal dalam hal pengalaman dan kualitas permainan.
Kondisi ini menjadi sinyal bahwa sepakbola Italia membutuhkan reformasi besar untuk kembali bersaing di level tertinggi.
Disclaimer: