Gabriele Gravina resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden FIGC.
Keputusan ini diambil setelah kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026.
Italia tersingkir usai kalah adu penalti dari Timnas Bosnia & Herzegovina di babak playoff.
Hasil tersebut membuat Gli Azzurri absen di tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.
Pengunduran diri Gravina terjadi usai rapat darurat federasi yang digelar di Roma.
Dalam pernyataan resminya, ia juga mengumumkan akan digelarnya kongres luar biasa untuk memilih presiden baru.
Selama masa kepemimpinannya, Gravina memang mendapat tekanan besar dari publik.
Meski sempat membawa Italia menjuarai Euro 2020, ia dinilai gagal melakukan reformasi menyeluruh di sepakbola Italia.
Kinerja tim nasional dan klub-klub Italia di level Eropa dianggap mengalami penurunan.
Selain itu, keputusan dalam menunjuk pelatih seperti Luciano Spalletti dan Gennaro Gattuso juga turut menjadi sorotan.
Kini, federasi sepakbola Italia dihadapkan pada tantangan besar untuk melakukan pembenahan.
Langkah selanjutnya akan sangat menentukan arah masa depan sepakbola Italia.
Disclaimer: