
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 12 Agustus 2026
Kedatangan Andoni Iraola sebagai pelatih baru Liverpool membawa optimisme baru di dalam skuad. Ide permainan yang diterapkan pelatih asal Spanyol itu dinilai memiliki kemiripan dengan gaya intens yang pernah menjadi ciri khas The Reds.
Iraola menggantikan Arne Slot pada musim panas ini. Salah satu alasan penunjukannya adalah filosofi sepakbolanya yang mengutamakan intensitas tinggi, tekanan agresif, transisi cepat, dan permainan vertikal.
Gaya tersebut mengingatkan pada era Juergen Klopp ketika Liverpool dikenal dengan permainan berintensitas tinggi. Namun, Iraola tampaknya tidak ingin timnya hanya mengandalkan tempo cepat dan pressing sepanjang pertandingan.
Gelandang Liverpool, Florian Wirtz, memberikan gambaran mengenai pendekatan yang diinginkan Iraola. Menurutnya, Liverpool memang perlu meningkatkan intensitas, tetapi tetap harus mampu mengontrol jalannya pertandingan melalui penguasaan bola.
“Saya suka ide yang dia punya, jadi saya menantikannya. Kami ingin memenangi lebih banyak pertandingan dan bersaing buat semua titel yang bisa kami kejar,” ujar Wirtz seperti dikutip BBC.
Wirtz menilai keseimbangan antara intensitas dan kontrol menjadi bagian penting dari permainan Liverpool ke depan. The Reds tidak akan selalu bermain dengan tempo tinggi, tetapi juga berusaha menguasai pertandingan ketika situasi memungkinkan.
“Saya rasa kami harus menaikkan intensitas permainan kami dan terkadang lebih mengutamakan kontrol pertandingan dengan penguasaan bola,” imbuh pemain asal Jerman tersebut.
Pendekatan Iraola mulai terlihat dalam laga-laga pramusim Liverpool. Mereka mampu tampil agresif dan menciptakan tekanan tinggi, tetapi masih harus memperbaiki konsistensi sepanjang 90 menit. Dalam kekalahan 2-3 dari AS Monaco di Anfield, misalnya, Liverpool sempat unggul dua gol sebelum kehilangan kendali permainan.
Wirtz sendiri menjadi salah satu pemain penting dalam rencana Iraola. Ia diproyeksikan memainkan peran lebih sentral sebagai gelandang serang, posisi yang dianggap paling sesuai dengan karakter permainannya.
Dengan kombinasi pressing agresif, transisi cepat, dan penguasaan bola, Liverpool berharap bisa membangun identitas baru bersama Iraola. Wirtz pun antusias menyambut era baru tersebut dan berharap The Reds bisa kembali bersaing untuk meraih berbagai trofi.
Disclaimer:
Artikel ini ditulis oleh Tim Redaksi GoalParlay sebagai bagian dari liputan eksklusif seputar sepak bola internasional. Informasi bersumber dari media terpercaya dan disajikan dalam gaya khas GoalParlay. Gambar yang digunakan bersumber dari situs publik dan hak cipta tetap milik pemilik aslinya. Jika Anda keberatan atas penayangan konten, silakan hubungi kami melalui kontak redaksi.




