
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 26 Agustus 2026
Christophe Dugarry melontarkan kritik keras kepada Julian Alvarez yang tengah dikaitkan dengan kepindahan dari Atletico Madrid. Mantan pemain Timnas Prancis itu menilai Alvarez tidak menunjukkan rasa hormat kepada klub dan suporter.
Rumor mengenai masa depan Alvarez semakin panas setelah sang striker Argentina disebut terbuka untuk meninggalkan Atletico Madrid dan ingin bergabung dengan Barcelona. Sikap tersebut membuat hubungan Alvarez dengan suporter Los Colchoneros memanas.
Puncaknya terjadi ketika Alvarez mendapat cemoohan dari tribune suporter Atletico dalam pertandingan melawan Villarreal di Civitas Metropolitano. Kondisi tersebut membuat Dugarry ikut angkat bicara.
Menurut Dugarry, Alvarez seharusnya lebih bijak dalam menyampaikan keinginannya. Ia juga mempertanyakan orang-orang di sekitar sang pemain yang dinilai gagal memberikan arahan.
“Aku pikir… maaf, pemain dan rombongannya itu idiot. Bagaimana bisa dia mengatakan ‘Aku ingin meninggalkan klub’ seperti itu? Apakah dia bodoh atau apa? Cara terbaik untuk pergi bukanlah dengan melakukan itu,” ujar Dugarry dalam penampilannya di RMC.
Dugarry menyarankan Alvarez untuk bersikap lebih tenang dan menghormati Atletico Madrid. Menurutnya, keinginan untuk pindah klub seharusnya tidak disampaikan dengan cara yang bisa membuat hubungan dengan suporter semakin buruk.
“Tapi diamlah! Bersikaplah rendah hati, bersikaplah cerdas dalam berkomunikasi. Orang-orang di sekitarnya, komunikatornya, agennya… Singkatnya, semua orang di sekitarnya,” sambungnya.
Dugarry Ingatkan Kasus Griezmann
Dugarry juga mengingatkan Alvarez agar belajar dari pengalaman Antoine Griezmann. Penyerang asal Prancis tersebut pernah mengalami situasi serupa ketika meninggalkan Atletico Madrid untuk bergabung dengan Barcelona.
Griezmann sempat menyatakan akan bertahan di Atletico pada 2018. Namun, setahun kemudian ia justru pindah ke Barcelona setelah klausul pelepasannya ditebus.
Keputusan tersebut membuat hubungan Griezmann dengan suporter Atletico memburuk. Ia bahkan sempat mendapat cemoohan dari pendukung klub sebelum akhirnya kembali ke Atletico pada 2021.
Setelah itu, Griezmann berulang kali menunjukkan penyesalan dan meminta maaf kepada suporter Atletico. Ia bahkan kembali menyampaikan rasa bersalahnya ketika akhirnya meninggalkan klub untuk bergabung dengan Orlando City beberapa bulan lalu.
Dugarry pun heran mengapa Alvarez tidak mengambil pelajaran dari pengalaman tersebut.
“Untuk apa dia melakukan ini? Apakah dia tidak melihat apa yang terjadi dengan Griezmann? Tidakkah dia mengenal para petinggi klub dan para suporter? Apa maksud dari sikap dan cara bicaranya seperti itu?” kata Dugarry.
Situasi Alvarez kini menjadi salah satu persoalan yang harus diselesaikan Atletico Madrid. Selain menghadapi tekanan dari suporter, klub juga harus menentukan sikap jika Barcelona kembali datang dengan tawaran untuk memboyong striker Argentina tersebut.
Disclaimer:
Artikel ini ditulis oleh Tim Redaksi GoalParlay sebagai bagian dari liputan eksklusif seputar sepak bola internasional. Informasi bersumber dari media terpercaya dan disajikan dalam gaya khas GoalParlay. Gambar yang digunakan bersumber dari situs publik dan hak cipta tetap milik pemilik aslinya. Jika Anda keberatan atas penayangan konten, silakan hubungi kami melalui kontak redaksi.



