Chelsea harus bekerja keras untuk menyingkirkan Wrexham di babak 16 besar Piala FA. Manajer The Blues, Liam Rosenior, bahkan mengakui timnya turut terbantu faktor keberuntungan dalam kemenangan tersebut.
Dalam pertandingan yang berlangsung hingga extra time pada Minggu (8/3) dini hari WIB, Chelsea akhirnya menang dengan skor 4-2. Salah satu momen penting terjadi ketika bek Wrexham, George Dobson, menerima kartu merah setelah melakukan tekel keras terhadap Alejandro Garnacho di penghujung babak kedua.
Setelah itu, Wrexham sebenarnya sempat mencetak gol lewat Lewis Brunt pada menit-menit akhir perpanjangan waktu. Namun gol tersebut dianulir VAR karena posisi offside.
Rosenior menilai keputusan VAR dalam pertandingan tersebut sudah tepat. Meski demikian, ia mengakui Chelsea juga mendapat sedikit keberuntungan.
“Kedua keputusan VAR itu benar. Itu tekel yang berbahaya dari Dobson dan jika pemain berada dalam posisi offside, maka tetap saja offside,” ujar Rosenior.
Ia juga memuji penampilan Wrexham yang dinilai memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.
“Kami memang membutuhkan sedikit keberuntungan hari ini karena Wrexham tampil sangat baik. Mereka bermain penuh energi dan sangat berani melakukan pressing,” lanjutnya.
Menurut Rosenior, Chelsea harus tampil di level terbaik untuk menghadapi tekanan dari tim divisi dua tersebut.
“Kami benar-benar dipaksa bermain di level tinggi oleh tim yang sangat bagus. Dalam pertandingan piala seperti ini, Anda pasti menghadapi banyak bola di kotak penalti dan umpan silang dari sisi lapangan,” jelasnya.
Rosenior juga menilai pertandingan di kompetisi piala sering menghadirkan tekanan emosional yang membuat laga menjadi sulit.
“Di pertandingan piala seperti ini Anda bisa merasakan emosinya. Banyak tim Premier League juga pernah merasakan betapa sulitnya kompetisi ini,” kata Rosenior.
Kini Chelsea harus segera mengalihkan fokus untuk pertandingan berikutnya, termasuk laga penting melawan Paris Saint-Germain pada pertengahan pekan.
Disclaimer: