Keputusan Mohamed Salah meninggalkan Liverpool di akhir musim 2025/2026 memicu perdebatan soal statusnya dalam sejarah Premier League. Legenda Liverpool, Jamie Carragher, bahkan menilai kontribusi Salah melampaui Cristiano Ronaldo di kompetisi tersebut.
Salah dipastikan akan mengakhiri perjalanannya bersama Liverpool lebih cepat dari kontrak awal. Selama hampir satu dekade di Anfield, ia mencatatkan statistik luar biasa dengan 255 gol dan 122 assist.
Kontribusinya juga berbuah banyak trofi, termasuk dua gelar Premier League dan satu Liga Champions. Di level individu, Salah meraih berbagai penghargaan bergengsi seperti pemain terbaik versi PFA dan FWA, serta empat kali top skor liga.
Menurut Carragher, kehebatan Salah bukan hanya soal angka, tetapi juga konsistensi dari musim ke musim.
Ia menilai hanya Thierry Henry yang berada di atas Salah dalam daftar penyerang terbaik sepanjang sejarah Premier League.
Carragher bahkan menyebut bahwa sejumlah nama besar seperti Eden Hazard, Dennis Bergkamp, hingga Eric Cantona tidak mampu menandingi konsistensi Salah dalam jangka panjang.
Meski perbandingan dengan Ronaldo masih bisa diperdebatkan, Carragher menegaskan bahwa dalam hal kontribusi stabil setiap musim, Salah memiliki keunggulan tersendiri.
Ia bahkan memasukkan Salah dalam starting XI terbaik sepanjang masa Premier League, berdampingan dengan Henry dan Ronaldo di lini depan.
Pernyataan ini kembali membuka diskusi menarik: apakah konsistensi lebih penting dibanding puncak performa? Dan di sinilah posisi Salah menjadi sangat kuat dalam perdebatan tersebut.
Disclaimer: