Riccardo Calafiori mengaku masih sulit menerima kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026. Bek Arsenal itu bahkan menyebut dirinya kemungkinan tidak akan menonton pertandingan-pertandingan di turnamen tersebut karena rasa kecewa yang masih begitu besar.
Italia kembali harus menelan pil pahit setelah gagal melaju ke putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Gli Azzurri tersingkir usai kalah dari Bosnia dalam babak playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pada pertandingan tersebut, Italia sempat unggul lebih dulu sebelum Bosnia mampu menyamakan kedudukan. Situasi semakin sulit setelah Alessandro Bastoni menerima kartu merah menjelang akhir babak pertama sehingga Italia harus bermain dengan 10 pemain.
Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal dan babak perpanjangan waktu berakhir. Adu penalti pun menjadi penentu, dan Italia akhirnya kalah 1-4 dari Bosnia yang berhak mengamankan tiket ke putaran final.
Kegagalan itu meninggalkan luka mendalam bagi para pemain Italia, termasuk Riccardo Calafiori. Bek berusia 24 tahun tersebut mengaku masih belum bisa melupakan momen pahit tersebut.
“Kurasa aku tidak akan menonton pertandingannya, rasanya akan terlalu menyakitkan. Kegagalan lolos kualifikasi itu sulit untuk dihadapi,” ujar Calafiori kepada La Repubblica dan Cronache di Spogliatoio.
Pemain Arsenal itu mengakui kesibukannya bersama klub sedikit membantu mengalihkan pikirannya dari kegagalan bersama tim nasional. Namun, rasa kecewa tersebut masih tetap membekas hingga saat ini.
Menurut Calafiori, Italia sebenarnya memiliki harapan besar untuk mengalahkan Bosnia. Ia merasa timnya sudah berada di jalur yang tepat sebelum akhirnya kehilangan momentum dan kebobolan di penghujung pertandingan.
“Bagaimana pertandingan itu berjalan, kami punya harapan melawan Bosnia. Kami unggul di lapangan yang sulit, kemudian kami kebobolan di menit ke-80. Itu mungkin satu-satunya pertandingan yang tidak akan saya tonton lagi,” katanya.
Calafiori juga berharap kegagalan kali ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi Italia untuk bangkit di masa depan. Meski demikian, ia mengakui masih sulit memahami bagaimana tim sebesar Italia kembali gagal tampil di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.
Piala Dunia 2026 sendiri akan dimulai dalam waktu dekat. Namun bagi Calafiori, turnamen tersebut tampaknya akan menjadi pengingat pahit atas kegagalan yang masih sulit ia lupakan.
Disclaimer: