Atalanta Dibantai Bayern 1-6, Palladino Akui Kualitas Terlalu Jauh

Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 11 Maret 2026
Atalanta harus menelan kekalahan telak saat menjamu Bayern Munich pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Tim asal Italia itu dibantai 1-6 dalam pertandingan yang berlangsung di Bergamo, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB.
Meski bermain tanpa Harry Kane, Bayern tampil sangat dominan sejak awal pertandingan. Tim tamu sudah unggul tiga gol dalam waktu kurang dari setengah jam lewat gol Josip Stanisic, Michael Olise, dan Serge Gnabry.
Memasuki babak kedua, Bayern semakin tak terbendung. Nicolas Jackson, Michael Olise, dan Jamal Musiala menambah tiga gol lagi untuk Die Roten.
Sementara itu, Atalanta hanya mampu mencetak satu gol hiburan melalui Mario Pasalic di masa injury time babak kedua.
Hasil tersebut cukup mengejutkan karena Atalanta sebelumnya mampu menyingkirkan tim kuat seperti Chelsea dan Borussia Dortmund dalam perjalanan menuju babak 16 besar.
Namun di atas lapangan, Bayern benar-benar tampil dominan. Die Roten mencatatkan 71 persen penguasaan bola serta melepaskan 25 tembakan, jauh lebih banyak dibandingkan Atalanta yang hanya memiliki 8 percobaan.
Serangan cepat dan eksplosif Bayern membuat lini pertahanan Atalanta kewalahan sepanjang pertandingan.
Pelatih Atalanta Raffaele Palladino menegaskan kekalahan telak tersebut bukan semata-mata karena kesalahan taktik. Menurutnya, perbedaan kualitas pemain antara kedua tim sangat terasa.
“Kami sudah menduga akan kesulitan. Mereka memiliki pemain-pemain kuat di lini depan dan kualitas serangan yang luar biasa,” ujar Palladino kepada Sky Sport Italia.
Ia juga menegaskan Atalanta tidak akan mengubah filosofi bermainnya meskipun mengalami kekalahan besar.
“Kami telah sampai sejauh ini karena mentalitas kami. Kami tidak akan mengubahnya. Kami menerima hasilnya, antara kami menang atau kami belajar.”
Palladino bahkan mengaku sangat terkesan dengan kualitas para pemain Bayern.
“Saya belum pernah melihat pemain dengan kualitas seperti ini. Umpan-umpan mereka selalu sampai dengan kecepatan dan akurasi yang tepat.”
Selain itu, Atalanta juga kehilangan beberapa pemain penting yang membuat kekuatan tim tidak maksimal.
“Kami kehilangan empat pemain kunci dan tidak memiliki banyak opsi di lini depan,” jelasnya.
Kedua tim akan kembali bertemu pada leg kedua di Munich pekan depan. Namun Atalanta menghadapi tugas yang hampir mustahil karena harus menang dengan selisih enam gol jika ingin lolos ke perempat final Liga Champions.
Disclaimer:
👉 Lihat juga prediksi parlay terbaru lainnya di GOALParlay.
About the Author





