
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 15 Agustus 2026
Manajer Arsenal Mikel Arteta mengaku terkejut melihat harga pemain sepakbola yang semakin mahal. Meski begitu, ia memahami kondisi tersebut terjadi karena mengikuti perkembangan pasar transfer.
Premier League kembali menjadi liga yang paling agresif dalam urusan belanja pemain. Kurang dari tiga pekan sebelum bursa transfer musim panas ditutup, klub-klub Inggris masih aktif mendatangkan pemain dengan harga fantastis.
Manchester City misalnya, mengeluarkan 116 juta paun untuk mendatangkan Elliot Anderson. Rekor tersebut kemudian dipecahkan Aston Villa setelah Morgan Rogers ditebus dengan harga 117 juta paun.
Tottenham Hotspur juga mengeluarkan dana besar untuk mendapatkan Sandro Tonali dengan nilai transfer yang mendekati 100 juta euro. Sementara Liverpool berpotensi kembali melakukan pembelian besar setelah musim lalu mendatangkan dua pemain dengan harga di atas 100 juta paun.
Paris Saint-Germain juga mematok harga tinggi untuk Bradley Barcola. Winger asal Prancis tersebut disebut baru bisa dilepas dengan tawaran minimal 120 juta euro.
Arsenal sebagai juara bertahan Premier League sejauh ini telah mendatangkan empat pemain. Bruno Guimaraes menjadi pembelian termahal The Gunners dengan nilai transfer mencapai 75 juta paun.
Namun, Arsenal masih dikaitkan dengan sejumlah penyerang top, termasuk Victor Osimhen dan Julian Alvarez. Jika salah satu transfer tersebut terealisasi, Arsenal harus kembali mengeluarkan dana besar.
Arteta pun mengakui dirinya cukup terkejut dengan perkembangan harga pemain saat ini. Meski demikian, ia menilai harga tersebut merupakan konsekuensi dari kondisi pasar transfer.
“Ya, harga pemain sekarang memang mengejutkan saya. Jujur saya sih tidak mau membeli semahal itu. Tapi seperti itulah pasar,” ujar Arteta.
“Ada beberapa klub yang senang mengeluarkan uang banyak atau yakin pemain tersebut pantas dihargai setinggi itu,” sambungnya.
Menurut Arteta, mahal atau tidaknya seorang pemain pada akhirnya bergantung kepada kesanggupan klub untuk membayar harga yang telah ditentukan.
“Itu wajar kok. Pada akhirnya valuasi pemain adalah harga yang Anda sanggup bayar dan mereka sudah melakukannya,” tegasnya.
Disclaimer:
Artikel ini ditulis oleh Tim Redaksi GoalParlay sebagai bagian dari liputan eksklusif seputar sepak bola internasional. Informasi bersumber dari media terpercaya dan disajikan dalam gaya khas GoalParlay. Gambar yang digunakan bersumber dari situs publik dan hak cipta tetap milik pemilik aslinya. Jika Anda keberatan atas penayangan konten, silakan hubungi kami melalui kontak redaksi.




