Persaingan gelar Premier League musim 2025/2026 semakin panas setelah Manchester City mengalahkan Arsenal dengan skor 2-1.
Hasil tersebut membuat jarak kedua tim di klasemen semakin tipis. Arsenal masih memimpin dengan 70 poin dari 33 pertandingan, sementara City menguntit di posisi kedua dengan 67 poin dari 32 laga.
Situasi ini membuka peluang besar bagi City untuk mengambil alih puncak klasemen jika mampu meraih kemenangan di laga berikutnya.
Namun, yang menarik, persaingan gelar tak hanya ditentukan oleh kemenangan semata, tetapi juga selisih gol.
Saat ini Arsenal memiliki selisih gol +37, hanya unggul tipis dari City yang mencatatkan +36. Dalam hal produktivitas gol, City bahkan lebih unggul.
Artinya, jika poin kedua tim nantinya sama, maka selisih gol akan menjadi penentu utama siapa yang berhak menjadi juara.
Skenario ini membuat kedua tim tidak cukup hanya bermain aman. Mereka harus terus mencetak banyak gol di setiap pertandingan demi menjaga keunggulan.
Kapten Arsenal, Martin Odegaard, menyadari bahwa segalanya masih terbuka.
Ia menilai fase akhir musim ini akan sangat menentukan dan setiap pertandingan memiliki arti besar dalam perburuan gelar.
Jika melihat sejarah, Manchester City pernah menjuarai liga dengan keunggulan selisih gol pada musim 2011/2012, saat finis dengan poin sama dengan rivalnya.
Dengan kondisi saat ini, bukan tidak mungkin musim ini akan kembali menghadirkan drama serupa hingga pekan terakhir.
Disclaimer: