Real Madrid tengah menghadapi situasi sulit setelah tersingkir dari Liga Champions, yang membuat posisi pelatih Alvaro Arbeloa semakin terancam.
Madrid harus angkat kaki dari perempatfinal usai kalah agregat 4-6 dari Bayern Munich. Hasil ini menambah daftar kegagalan mereka musim ini setelah sebelumnya tersingkir di Piala Super Spanyol dan Copa del Rey.
Kini, satu-satunya harapan gelar tersisa ada di LaLiga. Namun, peluang tersebut tidak mudah karena Madrid tertinggal sembilan poin dari Barcelona di puncak klasemen dengan tujuh laga tersisa.
Meski berada dalam tekanan, manajemen klub dikabarkan tidak akan terburu-buru memecat Arbeloa. Ia diperkirakan tetap memimpin tim hingga akhir musim.
Keputusan ini diambil dengan pertimbangan realistis. Dengan musim yang hampir berakhir dan peluang gelar yang menipis, pergantian pelatih saat ini dinilai tidak akan memberikan dampak signifikan.
Selain itu, kondisi ruang ganti disebut masih cukup stabil di bawah kepemimpinan Arbeloa. Hal ini menjadi salah satu alasan utama mengapa klub memilih mempertahankannya untuk sementara.
Arbeloa sendiri baru mengambil alih tim utama pada Januari lalu, menggantikan Xabi Alonso. Namun, sejak awal posisinya memang diprediksi tidak akan bertahan lama.
Untuk musim depan, Madrid mulai dikaitkan dengan beberapa nama pelatih top. Di antaranya Jurgen Klopp, Unai Emery, dan Mauricio Pochettino.
Dengan waktu yang masih cukup panjang sebelum musim baru dimulai, Real Madrid tampaknya ingin mengambil keputusan secara matang dalam menentukan arah tim ke depan.
Disclaimer: