
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 29 October 2026
Kylian Mbappe dan Real Madrid telah meminta maaf terkait insiden yang melibatkan tokoh penting China, Mao Zedong. Namun, respons dari pemerintah China terasa dingin dan tidak menunjukkan tanda-tanda penerimaan atas permintaan maaf tersebut.
Insiden ini bermula ketika Mbappe terlibat dalam konten yang dianggap tidak pantas terkait Mao Zedong, salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah China. Real Madrid sebagai klub yang menaungi Mbappe juga turut meminta maaf atas kejadian ini.
Meskipun permintaan maaf telah disampaikan, China tampaknya tidak terkesan dengan langkah tersebut. Pemerintah China dikenal sangat sensitif terhadap hal-hal yang dianggap merendahkan tokoh-tokoh sejarah mereka, dan insiden ini tampaknya meninggalkan bekas yang sulit dihapus.
LaLiga, sebagai liga tempat Real Madrid berlaga, juga ikut memberikan tanggapan atas situasi ini. Mereka berharap insiden ini tidak akan memengaruhi hubungan antara sepakbola Spanyol dengan China, yang selama ini terjalin dengan baik.
Hingga saat ini, belum ada indikasi bahwa China akan mengubah sikap mereka terkait permintaan maaf ini. Insiden ini menjadi pengingat betapa pentingnya sensitivitas budaya dalam dunia sepakbola, terutama ketika berhadapan dengan negara-negara yang memiliki sejarah politik kompleks.
📊 Baca juga: Klasemen La Liga Terbaru






