
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 15 Agustus 2026
Liverpool mendapat sorotan setelah menelan dua kekalahan dalam pertandingan pramusim terakhir. Kondisi tersebut membuat mantan pemain The Reds, Jamie Carragher, mengkhawatirkan keseimbangan lini tengah tim.
Liverpool sebenarnya memiliki banyak pilihan di sektor gelandang. Florian Wirtz, Dominik Szoboszlai, Alexis Mac Allister, Ryan Gravenberch, Curtis Jones, hingga Wataru Endo merupakan beberapa pemain yang tersedia untuk mengisi lini tengah.
Namun, banyaknya pemain berkualitas belum tentu membuat komposisi lini tengah Liverpool menjadi ideal. Carragher justru melihat adanya masalah dalam keseimbangan ketika beberapa pemain dengan karakter menyerang dimainkan secara bersamaan.
Kekhawatiran tersebut muncul setelah Liverpool mengalami kekalahan dari Leeds United dengan skor 2-4 dan AS Monaco 2-3 dalam dua pertandingan pramusim terakhir.
Dalam laga melawan Leeds, Liverpool bahkan sempat tertinggal dua gol sebelum mampu memberikan respons. Hasil tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi Carragher karena menunjukkan adanya ruang yang dapat dimanfaatkan lawan di area tengah.
Carragher menilai kualitas individu para gelandang Liverpool sebenarnya tidak perlu diragukan. Namun, ia mempertanyakan apakah kombinasi pemain yang digunakan saat ini mampu memberikan keseimbangan yang dibutuhkan untuk bersaing memperebutkan gelar.
“Saya melihat tiga pemain di lini tengah itu dan merasa khawatir. Ketika Anda menyebut enam atau tujuh pemain Liverpool, Anda tidak bisa mengatakan mereka bukan pemain papan atas. Anda tidak bisa bilang Gravenberch bukan pemain yang sangat bagus, atau Florian Wirtz, atau Dominik Szoboszlai,” kata Carragher seperti dikabarkan Sports Mole.
Menurut Carragher, masalahnya bukan terletak pada kemampuan individu, melainkan bagaimana para pemain tersebut bekerja sebagai satu kesatuan.
“Namun, sebagai sebuah trio lini tengah, saya melihatnya dan berpikir, ‘Oh tidak, kualitas mereka hampir terlalu berlimpah, tetapi mereka semua ingin maju, bermain, dan berlari.’ Bahkan di masa pramusim saja, ruang kosong terus terbuka di area tengah,” lanjutnya.
Carragher secara khusus menyoroti trio Alexis Mac Allister, Dominik Szoboszlai, dan Ryan Gravenberch. Ia masih belum yakin kombinasi tersebut mampu menjadi fondasi lini tengah yang membawa Liverpool kembali bersaing di papan atas.
“Saya kesulitan membayangkan bagaimana trio lini tengah itu, Alexis Mac Allister, Dominik Szoboszlai, dan Ryan Gravenberch, yang secara individu semuanya adalah pemain yang sangat bagus, bisa menjadi trio lini tengah yang membawa Liverpool kembali bersaing memperebutkan gelar juara. Saya sama sekali tidak yakin tentang hal itu,” ujar Carragher.
Komentar tersebut menjadi perhatian karena Liverpool memiliki ambisi besar pada musim baru. Dengan banyaknya pilihan di lini tengah, pelatih perlu menemukan komposisi yang tidak hanya mengandalkan kualitas individu, tetapi juga mampu menjaga keseimbangan ketika tim kehilangan bola.
Liverpool masih memiliki waktu untuk melakukan evaluasi sebelum kompetisi resmi dimulai. Dua kekalahan pada pramusim menjadi kesempatan bagi tim untuk memperbaiki kelemahan, terutama dalam menjaga ruang di lini tengah.
Bagi Carragher, kualitas pemain Liverpool memang sangat menjanjikan. Namun, kemampuan menyatukan para gelandang tersebut ke dalam sistem yang seimbang akan menjadi salah satu kunci apakah The Reds mampu kembali menjadi penantang serius dalam perebutan gelar juara.
Disclaimer:
Artikel ini ditulis oleh Tim Redaksi GoalParlay sebagai bagian dari liputan eksklusif seputar sepak bola internasional. Informasi bersumber dari media terpercaya dan disajikan dalam gaya khas GoalParlay. Gambar yang digunakan bersumber dari situs publik dan hak cipta tetap milik pemilik aslinya. Jika Anda keberatan atas penayangan konten, silakan hubungi kami melalui kontak redaksi.




