Laga semifinal Liga Champions antara Atletico Madrid dan Arsenal berakhir imbang 1-1.
Pertandingan leg pertama yang digelar di Estadio Metropolitano berlangsung ketat sejak awal.
Arsenal membuka keunggulan menjelang akhir babak pertama.
Viktor Gyokeres sukses mengeksekusi penalti setelah dilanggar di kotak terlarang.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama.
Pada babak kedua, Atletico mendapat penalti setelah handball pemain Arsenal.
Julian Alvarez menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk menyamakan skor.
Dari sisi permainan, kedua tim menunjukkan intensitas tinggi dan saling menciptakan peluang.
Atletico bahkan nyaris berbalik unggul, termasuk lewat peluang Antoine Griezmann yang membentur mistar.
Namun, tidak ada gol tambahan hingga laga usai.
Hasil ini membuat peluang kedua tim masih terbuka lebar.
Namun, ada asumsi menarik yang perlu diuji: apakah hasil imbang ini lebih menguntungkan Arsenal?
Secara teori, bermain imbang di kandang lawan adalah hasil positif.
Tapi jika melihat jalannya laga, Atletico justru terlihat lebih berbahaya di babak kedua.
Seorang analis bisa berargumen bahwa momentum kini berada di pihak Atletico, bukan Arsenal.
Leg kedua akan digelar di Emirates Stadium dan menjadi penentu siapa yang melangkah ke final.
Dengan agregat masih imbang, laga tersebut dipastikan berlangsung jauh lebih menentukan.
Disclaimer: