Pertandingan Vietnam melawan Malaysia akan menjadi laga penutup Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027. Meski sudah dipastikan gagal lolos, Malaysia tetap menargetkan kemenangan demi menjaga harga diri.
Situasi Malaysia memburuk setelah dua kemenangan mereka atas Vietnam dianulir akibat kasus skandal naturalisasi. Awalnya menang 4-0 dan 2-0, hasil tersebut diubah menjadi kekalahan 0-3 dalam dua pertandingan.
Akibat sanksi tersebut, Malaysia kehilangan enam poin dan turun ke posisi kedua klasemen dengan 9 poin. Sementara Vietnam naik ke puncak dengan 15 poin dan sudah memastikan tiket ke putaran final karena hanya juara grup yang lolos.
Dengan hanya satu pertandingan tersisa, Malaysia tidak lagi memiliki peluang untuk mengejar Vietnam. Namun, pelatih Peter Cklamovski menegaskan timnya tetap memiliki motivasi besar untuk meraih kemenangan.
Ia menyebut para pemain ingin membalas kekecewaan dan menutup kampanye kualifikasi dengan hasil positif.
“Kami percaya bisa mengalahkan Vietnam dan melupakan kekecewaan ini,” ujar Cklamovski.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti catatan buruk Malaysia yang belum pernah menang atas Vietnam dalam 12 tahun terakhir. Menurutnya, laga ini menjadi kesempatan untuk mengubah sejarah tersebut.
Selain itu, ia mengakui bahwa kasus naturalisasi yang melibatkan tujuh pemain dengan dokumen bermasalah cukup memengaruhi mental tim dalam beberapa bulan terakhir.
Meski demikian, Cklamovski berharap timnya bisa mengubah tekanan tersebut menjadi motivasi tambahan.
“Kami ingin menjadikan situasi ini sebagai bahan bakar untuk bangkit dan memberikan sesuatu yang spesial bagi negara,” tambahnya.
Laga ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi ajang pembuktian bagi Malaysia untuk menutup perjalanan mereka dengan kepala tegak.
Disclaimer: