Robert Lewandowski kini bukan lagi pilihan utama sebagai eksekutor penalti di Barcelona. Penyerang senior tersebut mengakui bahwa kepercayaan dirinya sedang menurun.
Sebelumnya, Lewandowski menjadi andalan dalam urusan penalti bagi Blaugrana. Namun, situasi berubah setelah ia gagal memaksimalkan dua dari tiga peluang penalti musim ini.
Kini, tugas tersebut dialihkan kepada Lamine Yamal dan Raphinha yang bergantian mengambil tendangan dari titik putih.
Lewandowski mengakui bahwa faktor mental berperan besar dalam pengambilan keputusan di lapangan.
“Kadang ketika kepercayaan diri menurun, akan muncul keraguan. Dalam situasi seperti itu, keputusan terbaik harus diambil,” ujar Lewandowski.
Meski demikian, ia menegaskan tetap siap jika dibutuhkan. Namun, ia lebih mengutamakan kepentingan tim dibanding ambisi pribadi.
“Saya tetap siap, tetapi ketika Anda merasa kurang ritme dan kepercayaan diri, lebih baik memberikan kesempatan kepada pemain yang sedang dalam kondisi terbaik,” tambahnya.
Penyerang berusia 37 tahun itu juga menilai siapa pun yang sedang dalam performa terbaik layak menjadi eksekutor penalti.
Peran Lewandowski di lini depan Barcelona musim ini juga mulai berkurang. Ia kerap bersaing dengan Ferran Torres untuk posisi ujung tombak.
Sepanjang musim ini, Lewandowski telah tampil dalam 37 pertandingan dengan total waktu bermain sekitar 1.950 menit, atau rata-rata kurang dari satu jam per laga.
Disclaimer: