Meski menang telak 3-0 atas Atletico Madrid, Barcelona harus angkat koper dari Copa Del Rey karena kalah agregat. Hansi Flick tetap bangga pada progres tim.
Barca Gugur dengan Kepala Tegak di Copa Del Rey
Barcelona harus mengakhiri perjalanan mereka di Copa Del Rey meski berhasil menumbangkan Atletico Madrid 3-0 pada leg kedua semifinal. Hasil ini tidak cukup untuk membawa Blaugrana ke partai puncak karena mereka kalah agregat tipis 3-4 dari sang rival.
Dominasi Total Tanpa Hadiah Final
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Barcelona tampil menyerang sejak menit awal. Mereka menguasai 70% kepemilikan bola dan menghujani gawang Atletico dengan delapan tembakan tepat sasaran. Semangat remontada (bangkit kembali) sangat terasa, namun defisit gol dari leg pertama terlalu besar untuk dikejar.
Pujian Hansi Flick untuk Lulusan La Masia
Meski kecewa karena tersingkir, pelatih Hansi Flick mengaku tetap bangga dengan integritas timnya. Ia menyoroti keberanian para pemain muda yang tampil tanpa beban.
“Kami bermain sebagai tim yang utuh dan berani. Level performa talenta muda dari La Masia sungguh luar biasa. Ada banyak sisi positif yang bisa kami ambil meski hasil akhirnya pahit,” ujar Flick sebagaimana dikutip dari Marca.
Sinyal Bahaya untuk Rival
Raphinha menegaskan bahwa level permainan malam itu adalah standar yang harus dijaga Barcelona hingga akhir musim. Menurutnya, jika performa seperti ini konsisten, gelar juara lain masih sangat mungkin diraih.
Keseriusan para pemain terlihat saat peluit panjang dibunyikan; Lamine Yamal dan rekan-rekan setimnya langsung tersungkur di lapangan akibat kelelahan luar biasa setelah memberikan segala kemampuan mereka.
Disclaimer: