
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 08 February 2026
Jakarta – Duel Indonesia vs Iran di partai final Piala Asia Futsal 2026 berlangsung luar biasa sengit dan penuh drama. Total 10 gol tercipta, sebelum gelar juara akhirnya ditentukan melalui adu penalti.
Partai puncak yang digelar di Indonesia Arena, Sabtu (7/2/2026) malam WIB, menyajikan pertarungan ketat sejak menit awal. Timnas Futsal Indonesia tampil berani dan mampu unggul 3-2 atas Iran di babak pertama.
Iran bangkit pada paruh kedua dan memaksa pertandingan berjalan semakin intens. Kedua tim saling menambah gol hingga waktu normal berakhir imbang. Drama berlanjut ke babak tambahan, di mana masing-masing tim kembali mencetak satu gol. Skor 5-5 bertahan hingga laga tuntas.
Penentuan juara pun harus dilakukan melalui adu penalti. Iran akhirnya keluar sebagai kampiun setelah menang 5-4, memanfaatkan kegagalan dua algojo Indonesia dalam mengeksekusi tendangan penalti.
Hasil ini mengantarkan Iran meraih gelar ke-14 Piala Asia Futsal sepanjang sejarah turnamen. Meski gagal juara, Indonesia mencatatkan sejarah besar dengan tampil di partai final untuk pertama kalinya.
Lebih dari 10 ribu penonton yang memadati Indonesia Arena menjadi saksi final paling dramatis dalam sejarah Piala Asia Futsal. Belum pernah sebelumnya laga final berakhir imbang 5-5 hingga babak tambahan, dengan selisih pemenang adu penalti hanya satu gol.
Indonesia juga tercatat sebagai lawan paling merepotkan bagi Iran di partai final. Untuk pertama kalinya, Tim Melli kebobolan lima gol dalam laga puncak Piala Asia Futsal.
Riwayat Hasil Final Piala Asia Futsal
1999: Iran 9-1 Korea Selatan
2000: Iran 4-1 Kazakhstan
2001: Iran 9-0 Jepang
2002: Iran 6-0 Jepang
2003: Iran 6-4 Jepang
2004: Iran 5-3 Jepang
2005: Iran 2-0 Jepang
2006: Jepang 5-1 Uzbekistan
2007: Iran 4-1 Jepang
2008: Iran 4-0 Thailand
2010: Iran 8-3 Uzbekistan
2012: Jepang 6-1 Thailand
2014: Jepang 2-2 Iran (3-0 adu penalti)
2016: Iran 2-1 Uzbekistan
2018: Iran 4-0 Jepang
2022: Jepang 3-2 Iran
2024: Iran 4-1 Thailand
2026: Iran 5-5 Indonesia (5-4 adu penalti)
Seluruh laga final, kecuali yang ditentukan adu penalti, berakhir tanpa babak tambahan.
Disclaimer:





