Lima pemain Tim Nasional Sepak Bola Wanita Iran dilaporkan mencari suaka setelah timnya tersingkir dari AFC Women’s Asian Cup 2026. Keputusan itu terjadi setelah muncul kontroversi terkait sikap para pemain yang menolak menyanyikan lagu kebangsaan.
Iran menutup fase grup tanpa poin setelah kalah dari Tim Nasional Sepak Bola Wanita Korea Selatan, Tim Nasional Sepak Bola Wanita Australia, dan Tim Nasional Sepak Bola Wanita Filipina. Kekalahan 0-2 dari Filipina memastikan Iran finis di dasar klasemen Grup A.
Setelah pertandingan terakhir, salah satu pemain terlihat memberikan sinyal SOS dari dalam bus kepada para penggemar. Aksi itu diduga sebagai permintaan bantuan setelah para pemain sebelumnya menolak menyanyikan lagu kebangsaan Iran pada laga pembuka melawan Korea Selatan.
Lima pemain yang dilaporkan mencari suaka adalah Fatemeh Pasandideh, Zahra Ghanbari, Zahra Sarbali, Atefeh Ramazanzadeh, dan Mona Hamoudi. Mereka meninggalkan kamp tim dan menuju rumah aman yang dikelola otoritas keamanan di Australia.
Kabar tersebut dikonfirmasi oleh kantor komunikasi Reza Pahlavi, tokoh oposisi Iran yang merupakan putra mahkota Dinasti Pahlavi. Ia menyebut para pemain itu kini berada di lokasi aman dan mendukung gerakan oposisi terhadap Republik Islam Iran.
Selama turnamen berlangsung, sebagian suporter juga terlihat membawa simbol Singa dan Matahari, lambang Iran sebelum terjadinya Revolusi Iran 1979, sebagai bentuk protes terhadap pemerintahan saat ini.
Disclaimer: