
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 14 Januari 2026
Arsenal kembali menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar penantang, melainkan tim dengan “rasa lapar” besar untuk menang. Selebrasi penuh gairah para pemain The Gunners usai mencetak gol—seperti terlihat pada gambar—menjadi simbol kuat mentalitas dan kebersamaan yang kini tumbuh di bawah arahan Mikel Arteta.
Pelukan erat, sorak kegembiraan, dan ekspresi percaya diri para pemain menegaskan bahwa Arsenal tampil dengan satu tujuan: terus menang dan bersaing di level tertinggi.
Rasa Lapar yang Terlihat Jelas
Arsenal tidak lagi bermain setengah hati. Setiap gol dirayakan dengan emosi penuh, seolah menegaskan bahwa tim ini belum puas dengan pencapaian saat ini. Rasa lapar tersebut terlihat dari:
Intensitas tinggi sejak menit awal
Tekanan tanpa henti
Keinginan mencetak gol tambahan meski sudah unggul
Mentalitas inilah yang membedakan Arsenal musim ini dibanding beberapa tahun lalu.
Kebersamaan Jadi Kekuatan Utama
Gambar selebrasi memperlihatkan kuatnya ikatan antar pemain. Tidak ada ego individu—semua gol dirayakan sebagai hasil kerja kolektif. Kehadiran pemain seperti Gabriel Jesus, Merino, dan rekan-rekan lain memperlihatkan keseimbangan antara kualitas teknis dan semangat tim.
Arteta berhasil menanamkan filosofi bahwa kemenangan adalah hasil kebersamaan.
Arteta dan Proyek yang Mulai Matang
Di bawah Arteta, Arsenal bukan hanya berkembang secara taktik, tetapi juga secara mental. Mereka kini lebih tenang saat unggul dan lebih berani saat tertinggal.
“Kami ingin lebih. Klub ini harus selalu lapar,” ujar Arteta dalam wawancara singkat usai laga.
Ancaman Nyata di Semua Kompetisi
Dengan rasa lapar yang terus terjaga, Arsenal kini menjadi ancaman serius di setiap kompetisi yang mereka ikuti. Lawan-lawan tak lagi menghadapi Arsenal muda yang rapuh, melainkan tim dengan identitas jelas dan kepercayaan diri tinggi.
Belum Puas, Masih Haus Kemenangan
Pesan dari Arsenal jelas: mereka belum selesai. Rasa lapar ini bisa menjadi senjata utama The Gunners untuk terus menekan rival dan menjaga konsistensi hingga akhir musim.
Disclaimer:





