
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 17 Januari 2026
Laga Como vs AC Milan berlangsung panas dan penuh drama setelah insiden perebutan penalti melibatkan dua bintang Rossoneri, Rafael Leao dan Christopher Nkunku. Momen tersebut menjadi sorotan utama pertandingan, bahkan hampir memicu ketegangan internal di kubu Milan.
Dalam gambar pertandingan, terlihat beberapa pemain Milan berusaha melerai Leao dan Nkunku yang terlibat adu argumen mengenai siapa yang berhak menjadi eksekutor penalti.
Momen Penalti Picu Ketegangan
Insiden bermula ketika AC Milan mendapatkan hadiah penalti di babak kedua. Saat bola diletakkan di titik putih, Leao dan Nkunku sama-sama ingin mengambil tendangan, memicu perdebatan singkat di tengah lapangan.
Rekan setim berusaha menenangkan situasi, sementara wasit sempat menunggu hingga keputusan eksekutor ditetapkan.
Sorotan Kepemimpinan dan Hierarki
Situasi tersebut memunculkan pertanyaan tentang hierarki penendang penalti Milan. Secara umum, Leao dikenal sebagai sosok senior dan pemimpin serangan, sementara Nkunku baru bergabung namun punya reputasi eksekutor andal.
Pelatih Milan kemudian angkat bicara:
“Ini soal ambisi. Kami akan menyelesaikannya secara internal,” ujarnya singkat.
Pertandingan Berjalan Ketat
Terlepas dari drama penalti, laga berjalan sengit. Como tampil berani di hadapan pendukungnya, sementara Milan mengandalkan kualitas individu untuk menekan pertahanan tuan rumah.
Ketegangan penalti menjadi simbol panasnya pertandingan yang sarat duel fisik dan tekanan mental.
Evaluasi Jelang Laga Berikutnya
Insiden ini diyakini menjadi bahan evaluasi bagi staf pelatih Milan. Meski menunjukkan semangat juang tinggi, konflik kecil di lapangan dinilai bisa berdampak pada keharmonisan tim jika tidak segera dikelola.
Disclaimer:





