
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 13 Januari 2026
Manchester United kembali menjadi sorotan setelah muncul keputusan mengejutkan terkait arah kepelatihan klub. Dalam dinamika internal terbaru, MU dikabarkan lebih condong memilih Michael Carrick dibandingkan Ole Gunnar Solskjaer untuk peran penting di struktur tim utama.
Dalam gambar yang beredar, Carrick tampak serius dengan tatapan fokus—sebuah ekspresi yang mencerminkan karakter tenang dan analitis yang kini dianggap lebih sesuai dengan kebutuhan Setan Merah.
Pendekatan Tenang dan Taktis Jadi Nilai Plus
Salah satu alasan utama MU lebih melirik Carrick adalah pendekatan kepelatihan yang lebih modern dan taktis. Carrick dinilai mampu membaca permainan dengan baik, membuat penyesuaian taktik cepat, serta memberi keseimbangan antara kontrol permainan dan transisi.
Berbeda dengan Solskjaer yang lebih mengandalkan motivasi dan chemistry, Carrick dianggap lebih detail dalam aspek teknis.
Jejak Positif Saat Menjadi Pelatih Interim
Ketika sempat dipercaya sebagai pelatih interim, Carrick meninggalkan kesan positif. Tim tampil lebih terorganisir, disiplin, dan minim drama—sesuatu yang sangat dibutuhkan MU dalam fase transisi.
Hasil-hasil stabil serta respons positif pemain membuat manajemen menilai Carrick sebagai figur yang lebih siap secara struktural.
Cocok dengan Proyek Jangka Panjang
MU kini menginginkan proyek berkelanjutan, bukan solusi instan. Carrick dinilai cocok karena:
Memahami kultur klub
Terbiasa bekerja di balik layar
Tidak membawa ego besar
Mau berkembang bersama sistem klub
Hal ini kontras dengan pendekatan sebelumnya yang kerap berganti arah tiap pergantian manajer.
Solskjaer Tetap Dihormati
Meski demikian, MU tetap menghormati kontribusi Solskjaer. Statusnya sebagai legenda klub tidak tergantikan, namun manajemen menilai situasi saat ini membutuhkan pendekatan berbeda.
Keputusan ini bukan soal emosional, melainkan strategis.
Era Baru, Pilihan Baru
Kecondongan MU pada Carrick menandai perubahan pola pikir: dari nostalgia menuju rasionalitas dan stabilitas. Apakah langkah ini tepat? Jawabannya akan ditentukan oleh konsistensi dan hasil di lapangan.
Disclaimer:





