
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 11 Januari 2026
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, mengaku terkejut melihat timnya mendapat banyak pujian setelah bermain imbang melawan Arsenal. Menurutnya, performa The Reds masih jauh dari kata sempurna.
Pertandingan Arsenal vs Liverpool dalam lanjutan Premier League yang digelar di Emirates Stadium, Jumat (9/1/2026) dini hari WIB, berakhir tanpa gol. Kedua tim harus puas berbagi satu poin usai laga berjalan ketat dan minim peluang.
Menjelang laga, Liverpool sebenarnya diprediksi bakal kesulitan mencuri poin di markas Arsenal. Meski sedang berada dalam tren tak terkalahkan, performa The Reds musim ini kerap dianggap belum meyakinkan.
Namun hasil dan penampilan Liverpool justru menuai respons positif. Situasi itu membuat Van Dijk heran, karena ia merasa masih banyak aspek yang perlu diperbaiki.
“Saya cukup terkejut ketika orang-orang mengatakan ini adalah penampilan yang bagus. Ketika kami menguasai bola 60 atau 70 persen melawan tim lain, kami malah disebut membosankan. Sekarang ini dianggap penampilan hebat,” kata Van Dijk, dikutip dari Sky Sports.
Ia menilai, meski Liverpool tampil cukup dominan dalam penguasaan bola, timnya tetap minim ancaman nyata.
“Sekali lagi kami hampir tidak menciptakan peluang, lalu dibilang ‘penampilan luar biasa’. Kami memang bisa menguasai bola dan membangun serangan, tapi jelas masih kesulitan dalam beberapa hal,” lanjutnya.
Van Dijk menyoroti aspek bola mati dan efektivitas di sepertiga akhir lapangan sebagai pekerjaan rumah utama.
“Bola mati adalah salah satunya. Lalu bagaimana kami mendominasi momen di sepertiga akhir, menemukan umpan yang tepat, dan melakukan eksekusi. Di situ kami masih tertinggal dibanding beberapa tim lain, dan itulah alasan kami terus bekerja setiap hari,” tegas bek asal Belanda tersebut.
Secara statistik, Liverpool memang unggul dalam penguasaan bola, terutama di babak kedua dengan 65 persen. Secara keseluruhan, The Reds mencatat 52 persen ball possession.
Namun dominasi itu tak diiringi efektivitas. Dari delapan tembakan yang dilepaskan, tak satu pun mengarah ke gawang. Tim asuhan Arne Slot bahkan gagal menciptakan satu peluang besar sepanjang pertandingan.
“Dalam hal penguasaan bola, ini tidak jauh berbeda dibanding saat melawan Leeds atau ketika bertandang ke Fulham, di mana kami juga mendominasi,” tambah Van Dijk.
“Namun orang-orang kemudian mengeluh karena lawannya bukan tim sekelas Arsenal, dan saya bisa memahami itu. Saya juga ingin melihat kami menciptakan lebih banyak peluang,” tutupnya.
Disclaimer:
👉 Lihat juga prediksi parlay terbaru lainnya di GOALParlay.





