
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 12 September 2026
Kylian Mbappe sudah lama menjadi sasaran meme di media sosial. Salah satu yang paling populer adalah meme yang menggambarkan bintang Real Madrid tersebut sebagai seorang diktator.
Dalam meme yang beredar, Mbappe digambarkan seolah-olah menjadi sosok yang memiliki kendali penuh di ruang ganti Real Madrid. Lelucon tersebut bahkan membandingkannya dengan sejumlah tokoh diktator dalam sejarah dunia.
Julukan tersebut awalnya muncul karena cara Mbappe menghadapi kritik. Penyerang asal Prancis itu pernah berusaha membungkam para pengkritiknya, termasuk ketika dirinya mengancam akan menuntut seorang influencer Prancis pada awal 2024.
Meme Mbappe sebagai diktator kemudian semakin viral pada 2026 setelah Real Madrid berpisah dengan Xabi Alonso. Mbappe bahkan sempat dituding ikut berperan dalam keputusan tersebut setelah dikabarkan berbeda pendapat dengan Alonso mengenai guard of honour untuk Barcelona pada final Piala Super Spanyol.
Para penggemar kemudian membuat berbagai meme yang menyamakan Mbappe dengan tokoh seperti Kim Jong-un, Mao Zedong, hingga Joseph Stalin.
Mbappe ternyata mengetahui meme tersebut. Ia mengaku memiliki perasaan campur aduk ketika melihat dirinya disamakan dengan para diktator.
“Sebagiannya lucu karena Anda mendapatkan kesan bahwa, bagi sebagian orang, itu semua hanya lelucon. Ada juga bagian yang tidak lucu karena kita tahu kerusakan yang telah ditimbulkan oleh orang-orang seperti itu sepanjang sejarah,” kata Mbappe.
Mbappe merasa perbandingan tersebut tetap harus dilihat secara proporsional. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindakan seperti yang dilakukan para diktator dalam sejarah.
“Dibandingkan dengan orang-orang yang membunuh orang lain, atau yang telah membuat jutaan orang tidak bahagia… Saya rasa saya tidak pernah melakukan hal seperti itu dalam hidup saya,” ujarnya.
Meme tersebut ternyata juga menjadi bahan candaan di lingkungan Timnas Prancis. Mbappe mengungkapkan bahwa Ousmane Dembele beberapa kali menjahilinya gara-gara meme tersebut.
Dembele bahkan memanggil Mbappe dengan sebutan “Mobutu”, merujuk kepada Mobutu Sese Seko, tokoh militer Kongo yang berkuasa sejak 1965 hingga 1997.
Meski begitu, Mbappe tampaknya bisa menerima sisi humor dari meme tersebut. Ia hanya memberikan catatan bahwa perbandingan dengan tokoh-tokoh yang bertanggung jawab atas penderitaan dan kematian banyak orang tentu memiliki sisi yang berbeda.
Disclaimer:
Artikel ini ditulis oleh Tim Redaksi GoalParlay sebagai bagian dari liputan eksklusif seputar sepak bola internasional. Informasi bersumber dari media terpercaya dan disajikan dalam gaya khas GoalParlay. Gambar yang digunakan bersumber dari situs publik dan hak cipta tetap milik pemilik aslinya. Jika Anda keberatan atas penayangan konten, silakan hubungi kami melalui kontak redaksi.



