
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 9 Agustus 2026
Eks Direktur Teknik FIGC, Paolo Maldini, mengungkap alasan Pep Guardiola menolak tawaran untuk menangani Timnas Italia. Menurut Maldini, Guardiola sedang mengalami kelelahan fisik dan mental setelah menjalani periode panjang bersama Manchester City.
Guardiola sempat menjadi kandidat utama FIGC setelah Italia kembali gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Kegagalan tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Gli Azzurri setelah sebelumnya juga absen di Piala Dunia 2018 dan 2022.
Saat itu, Guardiola dianggap sebagai sosok ideal untuk membangun kembali Timnas Italia. Pelatih asal Spanyol tersebut juga baru mengakhiri periode panjangnya bersama Manchester City setelah menangani klub Inggris itu selama satu dekade.
Namun, Guardiola akhirnya memilih menolak kesempatan tersebut. Maldini menyebut keputusan itu tidak lepas dari kondisi Guardiola yang membutuhkan waktu untuk beristirahat setelah menjalani periode yang sangat melelahkan.
“Karena kelelahan,” ungkap Maldini seperti dikutip dari pernyataannya.
“Guardiola itu kan baru saja menyudahi 10 tahun yang sangat melelahkan di Premier League. Dia sempat menjalani operasi punggung. Dia ingin istirahat,” lanjutnya.
Maldini mengungkapkan bahwa pembicaraan antara FIGC dan Guardiola sebenarnya sempat berlangsung cukup serius. Bahkan, federasi sepakbola Italia tersebut sudah mulai mempelajari berbagai aspek skuad Timnas Italia sebagai bagian dari rencana jika Guardiola benar-benar menerima tawaran.
“Namun, ketika itu ada sebuah pembicaraan yang sangat serius, kami mempelajari skuadnya, dari U-17 sampai atas… Jadi kami berlanjut ke Andrea. Malago tahu kok, kami terus memberi informasi kepada dia selangkah demi selangkah,” jelas Maldini.
Setelah Guardiola menolak, FIGC kemudian mengalihkan perhatian kepada mantan pelatih Juventus, Andrea Pirlo. Kesepakatan dengan Pirlo bahkan disebut hampir terwujud sebelum akhirnya batal karena adanya persoalan lain.
FIGC diketahui mundur dari rencana tersebut setelah mengetahui Pirlo menjadi duta sebuah perusahaan taruhan olahraga asal Rusia. Situasi tersebut kemudian turut berujung pada mundurnya Maldini bersama Leonardo, direktur FIGC lainnya.
Pada akhirnya, FIGC memilih Roberto Mancini sebagai pelatih baru Timnas Italia. Penunjukan tersebut menandai kembalinya Mancini ke kursi Gli Azzurri untuk periode keduanya.
Mancini sebelumnya pernah menangani Italia pada 2008 hingga 2013. Ia juga berhasil mempersembahkan trofi Euro 2020 bagi Italia setelah mengalahkan Inggris melalui adu penalti di final.
Kini, keputusan Guardiola menolak Italia menjadi salah satu cerita menarik di balik proses pencarian pelatih Gli Azzurri. Maldini memastikan bahwa peluang untuk menunjuk Guardiola sebenarnya sempat terbuka lebar, tetapi kondisi sang pelatih membuat kerja sama tersebut akhirnya tidak terwujud.
Disclaimer:
Artikel ini ditulis oleh Tim Redaksi GoalParlay sebagai bagian dari liputan eksklusif seputar sepak bola internasional. Informasi bersumber dari media terpercaya dan disajikan dalam gaya khas GoalParlay. Gambar yang digunakan bersumber dari situs publik dan hak cipta tetap milik pemilik aslinya. Jika Anda keberatan atas penayangan konten, silakan hubungi kami melalui kontak redaksi.




