
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 8 Agustus 2026
Paris Saint-Germain kembali menunjukkan dominasinya di Liga Champions. Les Parisiens sukses menjadi juara Eropa dalam dua musim beruntun, sebuah pencapaian yang dinilai tidak lepas dari perubahan besar dalam cara klub membangun skuad.
Mantan bek PSG, Juan Bernat, menilai keseimbangan tim menjadi faktor utama di balik kesuksesan tersebut. Menurutnya, Luis Enrique berhasil mengubah PSG dari tim yang terlalu mengandalkan pemain bintang menjadi skuad yang solid dan memiliki kontribusi merata di setiap lini.
PSG meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub pada musim 2024/2025. Mereka tampil luar biasa di final dengan menghancurkan Inter Milan 5-0.
Dominasi PSG berlanjut pada musim berikutnya. Les Parisiens kembali mencapai partai final dan berhasil mengalahkan Arsenal dengan skor 1-0 pada Mei lalu untuk mempertahankan gelar juara Eropa.
Menariknya, kesuksesan tersebut datang ketika PSG tidak lagi dipenuhi superstar seperti Lionel Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe. Sebelumnya, PSG justru kesulitan mendapatkan trofi Liga Champions ketika memiliki sederet pemain kelas dunia tersebut.
Bernat yang memperkuat PSG selama lima musim pada 2018-2023 turut merasakan periode tersebut. Dalam lima musimnya di Paris, pencapaian terbaik PSG di Liga Champions hanya menjadi runner-up setelah kalah 0-1 dari Bayern Munich pada final.
Kini bermain untuk Eibar di divisi dua Liga Spanyol, Bernat melihat adanya perubahan pendekatan yang dilakukan PSG. Ia memuji Luis Enrique yang mampu membangun skuad dengan komposisi pemain yang lebih seimbang.
“Sebelumnya, mereka itu lebih fokus pada mengembangkan pemain-pemain bintang daripada membangun sebuah tim yang seimbang. Luis Enrique itu pelatih yang pintar dan dia mampu melakukannya dengan tepat,” ujar Bernat kepada AS.
Menurutnya, PSG saat ini memang masih memiliki sejumlah pemain berkualitas tinggi. Namun, mereka tidak lagi bergantung kepada satu atau dua superstar untuk menentukan hasil pertandingan.
“Dia juga memiliki beberapa pemain yang sangat, sangat bagus, memang bukan superstar seperti yang lain, melainkan dia menemukan keseimbangan yang tepat. Itulah kunci sukses di dalam sepakbola sekarang ini,” lanjutnya.
Bernat juga menilai keseimbangan tersebut sangat penting ketika menghadapi pertandingan besar di Liga Champions. Intensitas dan tuntutan fisik yang tinggi membuat setiap pemain harus memiliki komitmen terhadap permainan tim.
“Di laga-laga penting seperti Liga Champions, di mana ada intensitas yang sangat tinggi dan sisi fisik yang sangat penting, Anda membutuhkan semua dari 11 pemain yang berkomitmen di setiap aspek permainan,” jelas Bernat.
“Inilah yang jadi kunci Luis Enrique bisa memenangi dua titel Liga Champions,” tutupnya.
Disclaimer:
Artikel ini ditulis oleh Tim Redaksi GoalParlay sebagai bagian dari liputan eksklusif seputar sepak bola internasional. Informasi bersumber dari media terpercaya dan disajikan dalam gaya khas GoalParlay. Gambar yang digunakan bersumber dari situs publik dan hak cipta tetap milik pemilik aslinya. Jika Anda keberatan atas penayangan konten, silakan hubungi kami melalui kontak redaksi.




