
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 7 Agustus 2026
UEFA mengancam memboikot lima turnamen FIFA sebagai bentuk kekecewaan terhadap Presiden Gianni Infantino. Sikap tersebut muncul setelah UEFA menyatakan masih kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan Infantino.
UEFA menegaskan anggotanya tidak akan berpartisipasi dalam kompetisi FIFA jika tuntutan mereka belum dipenuhi. Salah satunya adalah penarikan kembali seluruh rencana penjualan kompetisi utama kepada investor swasta.
Lima turnamen FIFA yang terancam tanpa wakil Eropa adalah Piala Dunia Putri U-20 di Polandia, Piala Dunia Putri U-17 di Maroko, serta Piala Dunia Putra U-17 di Qatar. Dua lainnya adalah Piala Dunia Antarklub Putri dan Piala Dunia Putri yang digelar tahun depan.
Ancaman tersebut menjadi buntut polemik rencana penjualan saham Piala Dunia yang sebelumnya diusulkan Infantino. Proposal itu mendapat penolakan keras dari sejumlah konfederasi dan anggota FIFA hingga akhirnya dibatalkan.
Tekanan terhadap Infantino semakin besar setelah muncul desakan agar dirinya mundur. Dalam rapat darurat di Rabat, Maroko, Infantino disebut kembali mendapat dukungan dari sejumlah pejabat senior FIFA setelah mengakui kesalahan dan meminta maaf terkait kontroversi tersebut.
Namun, UEFA menegaskan dukungannya terhadap Infantino belum kembali. Konfederasi Eropa itu menilai pernyataan dukungan dari orang-orang di lingkaran FIFA tidak mengubah sikap mereka terhadap kepemimpinan Presiden FIFA tersebut.
Jika UEFA benar-benar menjalankan ancaman boikot, lima turnamen FIFA dalam kalender terdekat berpotensi kehilangan partisipasi negara-negara Eropa. Konflik ini pun bisa menjadi tantangan besar bagi FIFA menjelang pemilihan presiden tahun depan.
Disclaimer:
Artikel ini ditulis oleh Tim Redaksi GoalParlay sebagai bagian dari liputan eksklusif seputar sepak bola internasional. Informasi bersumber dari media terpercaya dan disajikan dalam gaya khas GoalParlay. Gambar yang digunakan bersumber dari situs publik dan hak cipta tetap milik pemilik aslinya. Jika Anda keberatan atas penayangan konten, silakan hubungi kami melalui kontak redaksi.




