
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 2 Agustus 2026
UEFA menyambut positif keputusan FIFA yang membatalkan rencana penjualan saham Piala Dunia. Meski demikian, konfederasi sepak bola Eropa itu menilai kepercayaan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino telah memudar.
Sebelumnya, UEFA menjadi pihak yang paling vokal menolak proposal tersebut. Bahkan, mereka sempat mengancam akan memboikot Piala Dunia jika rencana penjualan saham tetap dijalankan.
Dalam pernyataan resminya, UEFA meminta pihak yang menggagas proposal itu bertanggung jawab. Organisasi tersebut juga menilai Infantino gagal memenuhi komitmen yang pernah disampaikan saat terpilih sebagai Presiden FIFA pada 2016.
UEFA menilai proses penyusunan rencana tersebut tidak dilakukan secara terbuka dan transparan. Kritik itu menjadi salah satu alasan kuat di balik penolakan terhadap proyek penjualan saham Piala Dunia.
Menurut laporan The Guardian, sejumlah petinggi UEFA kini menginginkan perubahan dalam kepemimpinan FIFA. Mereka menilai krisis yang terjadi telah mencoreng kredibilitas organisasi sepak bola dunia tersebut.
Laporan yang sama menyebut UEFA mulai mengidentifikasi calon yang berpotensi menantang Gianni Infantino pada pemilihan Presiden FIFA 2027. Langkah itu menjadi sinyal bahwa persaingan menuju kursi pimpinan FIFA akan semakin sengit.
Disclaimer:
Artikel ini ditulis oleh Tim Redaksi GoalParlay sebagai bagian dari liputan eksklusif seputar sepak bola internasional. Informasi bersumber dari media terpercaya dan disajikan dalam gaya khas GoalParlay. Gambar yang digunakan bersumber dari situs publik dan hak cipta tetap milik pemilik aslinya. Jika Anda keberatan atas penayangan konten, silakan hubungi kami melalui kontak redaksi.




