
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 31 Juli 2026
Arsenal mulai menyiapkan rencana cadangan di bursa transfer musim panas apabila gagal mendapatkan Vinicius Jr dari Real Madrid. Winger muda RB Leipzig, Antonio Nusa, disebut menjadi kandidat terkuat untuk memperkuat sektor sayap kiri The Gunners.
Manajer Mikel Arteta masih berupaya menambah kekuatan di lini serang, khususnya di posisi sayap kiri. Vinicius Jr tetap menjadi target utama, namun Real Madrid dikabarkan enggan melepas salah satu pemain andalannya tersebut.
Mengantisipasi kemungkinan transfer yang sulit terwujud, Arsenal mulai mengalihkan perhatian kepada Antonio Nusa. Winger asal Norwegia berusia 21 tahun itu dinilai memiliki kecepatan, kemampuan dribel, serta potensi besar yang sesuai dengan proyek jangka panjang klub.
Selain Nusa, Arsenal juga memantau beberapa nama lain seperti Christian Pulisic, Ibrahim Mbaye, dan Brahim Diaz. Meski begitu, Nusa disebut berada di posisi teratas dalam daftar alternatif apabila negosiasi dengan Vinicius menemui jalan buntu.
Dari sisi biaya, mendatangkan Nusa juga jauh lebih realistis. RB Leipzig dikabarkan membanderol sang pemain sekitar 52 juta poundsterling, sementara harga Vinicius Jr diperkirakan mencapai lebih dari 130 juta poundsterling. Belum lagi tuntutan gaji dan hak citra yang membuat total biaya transfer Vinicius jauh lebih besar.
Meski demikian, Vinicius Jr masih menjadi target impian Arsenal karena kualitasnya yang mampu memberikan dampak instan bagi tim. Namun jika transfer tersebut gagal terwujud, Antonio Nusa dinilai sebagai pilihan yang lebih efisien dan sesuai dengan strategi pembangunan skuad Mikel Arteta.
Disclaimer:
Artikel ini ditulis oleh Tim Redaksi GoalParlay sebagai bagian dari liputan eksklusif seputar sepak bola internasional. Informasi bersumber dari media terpercaya dan disajikan dalam gaya khas GoalParlay. Gambar yang digunakan bersumber dari situs publik dan hak cipta tetap milik pemilik aslinya. Jika Anda keberatan atas penayangan konten, silakan hubungi kami melalui kontak redaksi.




