Arsenal masih menjaga asa meraih dua trofi di musim 2025/2026.
Di Premier League, The Gunners memimpin klasemen dengan 76 poin, unggul atas Manchester City yang masih memiliki sisa laga.
Sementara di Eropa, Arsenal sudah mencapai semifinal Liga Champions dan masih bersaing setelah hasil imbang melawan Atletico Madrid.
Penyerang andalan Viktor Gyokeres menyatakan optimisme tinggi.
Ia menilai timnya berada di posisi ideal untuk mengakhiri puasa gelar sejak 2023.
Namun, klaim ini perlu diuji secara kritis.
Apakah berada di puncak klasemen otomatis berarti peluang besar menjadi juara?
Seorang analis skeptis bisa berargumen bahwa keunggulan Arsenal belum sepenuhnya aman, mengingat Manchester City masih memiliki sisa pertandingan yang bisa mengubah peta klasemen.
Selain itu, kompetisi di dua ajang sekaligus berisiko menguras energi tim.
Di sisi lain, kemenangan 3-0 atas Fulham menunjukkan performa yang meyakinkan.
Gyokeres sendiri tampil tajam dan menjadi faktor penting dalam momentum positif tim.
Perspektif alternatifnya, Arsenal kini berada di fase paling krusial.
Bukan hanya soal kualitas permainan, tetapi juga konsistensi dan manajemen tekanan.
Banyak tim gagal di titik ini karena kehilangan fokus di laga-laga penentuan.
Kesimpulannya, peluang Arsenal memang besar, tetapi belum pasti.
Optimisme harus diimbangi dengan performa stabil jika mereka ingin benar-benar mengangkat trofi di akhir musim.
Disclaimer: