Esteban Andrada terancam sanksi berat setelah melakukan aksi kekerasan dalam laga Segunda Division antara SD Huesca vs Real Zaragoza.
Kiper Zaragoza itu menonjok kapten Huesca, Jorge Pulido, usai menerima kartu kuning kedua dari wasit.
Insiden tersebut membuat Pulido terjatuh, memicu emosi pemain Huesca yang langsung mengerubungi Andrada.
Aksi kekerasan itu pun viral di media sosial dan menuai kecaman luas.
Komite Disiplin RFEF belum mengumumkan hukuman resmi.
Namun, Andrada dinilai melanggar Pasal 103 terkait tindakan menyerang pemain lawan secara sengaja.
Dalam aturan tersebut, ia berpotensi mendapat skorsing antara 4 hingga 12 pertandingan, ditambah sanksi tambahan akibat kartu kuning kedua.
Analis wasit Spanyol, Iturralde Gonzalez, bahkan mendesak agar hukuman maksimal dijatuhkan.
Ia menilai tindakan tegas diperlukan demi menjaga integritas kompetisi.
Sebagai perbandingan, kasus serupa pernah terjadi pada musim 1999/2000 ketika German Burgos dihukum 11 laga karena meninju lawan.
Kini, Andrada tinggal menunggu keputusan resmi yang bisa berdampak besar pada kariernya dalam waktu dekat.
Disclaimer: