Real Madrid kembali diterpa drama internal. Presiden klub Florentino Perez dikabarkan geram dengan keputusan pelatih Alvaro Arbeloa terkait pemilihan pemain.
Ketegangan muncul setelah Arbeloa lebih sering memainkan pemain muda dari akademi ketimbang beberapa nama utama di skuad senior.
Beberapa pemain seperti Dean Huijsen, Alvaro Carreras, dan Franco Mastantuono disebut kerap dirotasi, bahkan minim menit bermain.
Situasi ini membuat Perez mulai mempertanyakan keputusan teknis Arbeloa.
Apalagi, klub telah menginvestasikan dana besar—sekitar 160 juta euro—untuk mendatangkan pemain-pemain tersebut pada musim panas lalu.
Minimnya kontribusi mereka di lapangan dianggap tidak sejalan dengan investasi yang sudah dikeluarkan.
Awalnya, Perez tidak terlalu mempermasalahkan rotasi tersebut. Namun seiring waktu, ketidakpuasan mulai meningkat.
Ketegangan ini pun diyakini memperburuk hubungan antara manajemen dan pelatih.
Posisi Arbeloa kini disebut berada di ujung tanduk, dengan masa depannya di klub yang belum jelas setelah musim 2025/2026 berakhir.
Intervensi dari pihak manajemen dalam keputusan pelatih bukan hal baru di Real Madrid, dan kerap menjadi salah satu faktor pergantian pelatih dalam beberapa tahun terakhir.
Disclaimer: